Perang Iran dan Israel Berakhir, Komandan IRGC Klaim Serangan 300 Drone dan Rudal Melebihi Ekspektasi
Minggu, 14 April 2024 - 14:37 WIB
loading...
Iran mengklaim serangan 300 drone dan rudal melebih ekspektasi. Foto/Reuters
A
A
A
TEHERAN - Setelah meluncurkan lebih dari 300 rudal dan drone, Iran mengklaim bahwa perang dengan Israel berakhir. Namun, Iran siap membalas setiap provokasi terhadap negara tersebut.
Hossein Salami, panglima IRGC, mengatakan kepada media pemerintah bahwa informasi masih masuk, namun penilaian awal Iran adalah bahwa operasi tersebut mencapai “tingkat keberhasilan yang melebihi harapan kami”.
“Tentu saja, orang-orang yang tinggal di wilayah pendudukan, pejabat Zionis dan teroris serta tentara pendudukan rezim Zionis dan AS memiliki pemahaman yang lebih baik tentang dampak serangan ini pada saat ini,” katanya.
Salami mengatakan AS dan Prancis memberikan perlindungan udara bagi Israel di Irak, Yordania, dan bahkan sebagian Suriah, namun “puluhan” drone, rudal jelajah, dan rudal balistik berhasil menembus lapisan kemampuan pertahanan.
“Kami bisa melancarkan serangan yang jauh lebih besar, tapi kami membatasinya pada kemampuan yang digunakan rezim Zionis untuk menyerang konsulat Iran dan membunuh komandan kami yang tercinta.”
Hossein Salami, panglima IRGC, mengatakan kepada media pemerintah bahwa informasi masih masuk, namun penilaian awal Iran adalah bahwa operasi tersebut mencapai “tingkat keberhasilan yang melebihi harapan kami”.
“Tentu saja, orang-orang yang tinggal di wilayah pendudukan, pejabat Zionis dan teroris serta tentara pendudukan rezim Zionis dan AS memiliki pemahaman yang lebih baik tentang dampak serangan ini pada saat ini,” katanya.
Salami mengatakan AS dan Prancis memberikan perlindungan udara bagi Israel di Irak, Yordania, dan bahkan sebagian Suriah, namun “puluhan” drone, rudal jelajah, dan rudal balistik berhasil menembus lapisan kemampuan pertahanan.
“Kami bisa melancarkan serangan yang jauh lebih besar, tapi kami membatasinya pada kemampuan yang digunakan rezim Zionis untuk menyerang konsulat Iran dan membunuh komandan kami yang tercinta.”
Lihat Juga :