NATO Bantah Tumpuk Pasukan dan Peralatan Militer Dekat Belarusia

Senin, 17 Agustus 2020 - 12:05 WIB
loading...
NATO Bantah Tumpuk Pasukan...
NATO membantah tuduhan Presiden Belarusia, Alexander Lukashenko bahwa mereka sedang menumpuk pasukan dan peralatan militer di dekat perbatasan barat negara itu. Foto/REUTERS
A A A
BRUSSELS - NATO membantah tuduhan Presiden Belarusia , Alexander Lukashenko bahwa mereka sedang menumpuk pasukan dan peralatan militer di dekat perbatasan barat negara itu. Tetapi, NATO mengatakan pihaknya sedang memantau situasi setelah pemilihan ulang di Belarusia, yang menjadi penyebab demonstrasi dan kerusuhan besar di negara itu.

Lukashenko mengatakan, tank dan pesawat dari aliansi militer 30 negara telah dikerahkan dekat perbatasan Belarusia. Dia mengatakan, tank dan pesawat NATO bisa memasuki Belarusia kurang dari 15 menit.

"Tidak ada penumpukan militer NATO di kawasan itu. Kehadiran pasukan multinasional NATO bukanlah ancaman bagi negara manapun. Ini sangat defensif, proporsional, dan dirancang untuk mencegah konflik dan menjaga perdamaian," ucap juru bicara NATO, Oana Lungescu seperti dilansir Reuters pada Senin (16/8/2020).

Dia kemudian mengatakan, NATO memantau dengan cermat peristiwa di Belarus, yang dicengkeram oleh protes sejak pemilihan 9 Agustus yang menurut pihak oposisi telah dicurangi, dan menyerukan kebebasan dasar untuk dihormati, termasuk hak untuk protes damai. ( Baca juga: Pesan SBY di HUT ke-75 RI: Percayalah, Badai Akan Berlalu )

Tetangga Belarusia, yakni Polandia, Lithuania dan Latvia adalah anggota NATO. Aliansi tersebut mengirim empat kelompok pasukan ke negara-negara ini dan Estonia untuk mencegah potensi serangan Rusia setelah pencaplokan Crimea oleh Moskow dari Ukraina pada 2014.

Jumlah pasukan dalam kelompok siap tempur yang dipimpin oleh Inggris, Kanada, Jerman dan Amerika Serikat ini berkisar sekitar 5.000 orang. ( Lihat grafis: GJ 504b, Planet Cantik Berwarna Merah Muda )
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Torpedo Super Poseidon,...
Torpedo Super Poseidon, Senjata Pencegah Nuklir Rusia Picu Ketakutan NATO
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
PBB: Israel Sengaja...
PBB: Israel Sengaja Bunuh Anak-Anak Gaza
Rekomendasi
KPK Periksa Eks Sekjen...
KPK Periksa Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono sebagai Tersangka Kasus Gratifikasi
Rossa Umumkan Asuh Anak...
Rossa Umumkan Asuh Anak Perempuan, Warganet Ikut Terharu
Istri Gus Yaqut Apresiasi...
Istri Gus Yaqut Apresiasi KPK Bantarkan Suaminya
Berita Terkini
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved