Spanyol Ancam Tolak Kesepakatan Brexit

Rabu, 21 November 2018 - 14:16 WIB
Spanyol Ancam Tolak...
Spanyol Ancam Tolak Kesepakatan Brexit
A A A
MADRID - Spanyol akan menolak draf kesepakatan Brexit oleh Uni Eropa (UE) kecuali isinya diubah untuk menjelaskan masa depan wilayah Gibraltar yang masih menjadi sengketa dengan Inggris.

Perdana Menteri (PM) Spanyol Pedro Sanchez meminta masa depan Gibraltar harus diserahkan pada perundingan antara Madrid dan London. Permintaan Spanyol terkait Gibraltar itu menjadi dorongan terbaru UE untuk mengutamakan kepentingan nasional menjelang konferensi tingkat tinggi (KTT) para pemimpin UE.

Meski demikian, sejumlah diplomat menyatakan tak terlalu khawatir bahwa masalah itu akan menghalangi prospek kesepakatan Brexit. “Mulai hari ini, jika tidak ada perubahan terkait Gibraltar, Spanyol akan menyatakan tidak untuk kesepakatan tentang Brexit,” kata Sanchez saat konferensi pers di Madrid, kemarin, dilansir kantor berita Reuters.

Menurut aturan UE, pencabutan traktat diadopsi oleh suara mayoritas dan bukan mufakat. Jadi, satu negara seperti Spanyol tak bisa menghalangi tercapainya kesepakatan. Eksekutif UE mengakui kekhawatiran Spanyol itu dan berharap isu tersebut akan selesai.

Gibraltar merupakan semenanjung kecil di pantai selatan Spanyol dan wilayah Inggris sejak 1713 yang menjadi sumber ketegangan dalam hubungan antara kedua negara. Spanyol sejak lama mengklaim kedaulatan di Gibraltar.

Gibraltar berupaya meninggalkan UE dengan Inggris pada Maret, meski 96% warganya dalam referendum 2016 memutuskan tetap bersama UE. Meski Spanyol pekan lalu awalnya menyambut protokol tentang Gibraltar dalam draf kesepakatan Brexit, Menteri Luar Negeri (Menlu) Spanyol Josep Borrell menyatakan ada kebingungan mengenai Gibraltar di bagian utama kesepakatan.

Borrell berpendapat, kebingungan itu perlu dijelaskan dalam deklarasi politik lebih luas mengenai hubungan baru antara UE dan Inggris. Sanchez menegaskan kembali pesan itu kemarin.

“Jika pada Minggu dalam @EUCouncil kesepakatan Brexit tidak mengakui situasi itu, Gibraltar harus dinegosiasikan langsung antara Spanyol dan Inggris, pemerintahan ini tidak akan menerimanya,” tweet Sanchez.

Dia menambahkan, “Jika pemerintahan ini, yang pro-Eropa, menemukan dirinya dalam situasi ini, ini berarti seseorang di Brussels tidak melakukan pekerjaan mereka dengan baik.” (Syarifudin)
(nfl)
Berita Terkait
Hajar Prancis, Begini...
Hajar Prancis, Begini Potret Kemenangan Spanyol menuju Final Euro 2024
Bomber Atletiko Mineiro...
Bomber Atletiko Mineiro Hulk akan Segera Punya Anak Lagi!
6 Juta Orang Tanpa Akses...
6 Juta Orang Tanpa Akses Air Bersih karena Kekeringan di Catalonia, Spanyol
Spanyol Kewalahan Terima...
Spanyol Kewalahan Terima 2,3 juta Permohonan Kewarganegaraan, Ada Apa Gerangan?
Spanyol Hancurkan Kroasia...
Spanyol Hancurkan Kroasia 3-0
Eks Raja Spanyol Juan...
Eks Raja Spanyol Juan Carlos Dilaporkan Berada di Republik Dominika
Berita Terkini
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
10 menit yang lalu
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
1 jam yang lalu
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
1 jam yang lalu
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
2 jam yang lalu
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
2 jam yang lalu
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
3 jam yang lalu
Infografis
Gubernur Muzakir Manaf,...
Gubernur Muzakir Manaf, Mantan Panglima GAM yang Tolak 4 Pulau Aceh Masuk Sumut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved