Inggris Dituding Terlibat Pembunuhan Israel terhadap Pekerja Bantuan Inggris di Gaza

Kamis, 04 April 2024 - 18:50 WIB
loading...
Inggris Dituding Terlibat...
Mobil yang membawa pekerja bantuan Barat hancur setelah dirudal Israel di Deir al-Balah, Gaza, pada 2 April 2024. Foto/Ali Jadallah/Anadolu Agency
A A A
LONDON - Pemerintah dan industri senjata Inggris sama-sama terlibat dalam pembunuhan tujuh pekerja bantuan di Gaza oleh Israel, termasuk tiga warga negara Inggris, menurut tuduhan Kampanye Melawan Perdagangan Senjata (CAAT).

Para pekerja tersebut tewas akibat serangan drone Hermes 450 yang diproduksi perusahaan milik Israel, Elbit Systems.

Drone ini ditenagai mesin Wankel R902(W) buatan Inggris, yang diproduksi anak perusahaan Elbit, UAV Engines Limited di Inggris.

“Pemerintah ini terlibat dalam pembunuhan pekerja bantuan Inggris di Gaza,” tegas juru bicara CAAT Emily Apple.

Dia menegaskan, “Mereka mempunyai setiap kesempatan untuk menerapkan embargo senjata dan menolak melakukannya.”

Apple menambahkan, meskipun CAAT turut berduka cita bagi keluarga dan teman para pekerja bantuan yang terbunuh, mereka juga bersama keluarga dan teman dari puluhan ribu warga Palestina yang telah dibunuh Israel.

Tuduhan CAAT menyusul terungkapnya Kantor Luar Negeri Persemakmuran dan Pembangunan (FCDO) di London menyembunyikan nasihat hukum bahwa Israel melanggar Hukum Humaniter Internasional (IHL), menurut ketua Komite Urusan Luar Negeri Alicia Kearns.

Baca juga: Inggris Hadapi Tekanan Lebih Besar karena Terus Jual Senjata ke Israel

Berita tentang nasihat hukum yang dilanggar itu terungkap di Observer dari rekaman pidato yang dibuat Kearns di acara penggalangan dana.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Hamas Peringatkan Upaya...
Hamas Peringatkan Upaya Israel Ciptakan Kekosongan Pemerintahan di Gaza
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
Pesawat Rusia Dekati...
Pesawat Rusia Dekati Kapal Induk Inggris, 2 Jet Tempur Siluman F-35 London Beraksi
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Bus Jatuh ke Jurang...
Bus Jatuh ke Jurang Tewaskan Setidaknya 40 Orang di Pakistan
19 Orang Tewas dalam...
19 Orang Tewas dalam Kerusuhan Penjara di Sri Lanka, Diduga Dipicu Perebutan Kendali Narkoba
Rekomendasi
Tips Redakan Nyeri Kepala...
Tips Redakan Nyeri Kepala Nyut-nyutan dari Dokter, Sederhana Pakai Bola Tenis
PBB Menyerukan Penguatan...
PBB Menyerukan Penguatan Tata Kelola Kecerdasan Buatan
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
Berita Terkini
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
Hamas Peringatkan Upaya...
Hamas Peringatkan Upaya Israel Ciptakan Kekosongan Pemerintahan di Gaza
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved