Salah Tekan Tombol, Pilot Helikopter Zionis Tembaki Para Tentara Israel di Gaza
Selasa, 02 April 2024 - 13:33 WIB
loading...
Pilot helikopter militer Zionis tak sengaja tembaki para tentara Israel di Gaza gara-gara menekan tombol yang salah di kokpit. Foto/Ofer Zidon/Flash90
A
A
A
GAZA - Seorang pilot militer Israel secara tidak sengaja menembaki rekan-rekannya sendiri di Gaza, Palestina, setelah menekan tombol yang salah di kokpit helikopter Apache.
Tembakan dalam insiden "friendly-fire" itu meleset, mendarat di dekat para tentara Pasukan Pertahanan Israel (IDF).
Mengutip laporan Jerusalem Post, Selasa (2/4/2024), meski tidak ada tentara yang tewas atau pun terluka, insiden itu telah menimbulkan ancaman besar bagi nyawa para tentara Israel di darat.
Menurut laporan tersebut, si pilot—yang merupakan perwira tinggi Angkatan Udara Israel—sedang menjalankan misi untuk mengawal para tentara di darat dan memberikan perlindungan udara ekstra.
Namun dia tiba-tiba menekan tombol yang salah di kokpit, yang mengakibatkan insiden "friendly-fire".
Baca Juga: Rusia Kecam Jet Siluman F-35 Israel Gempur Konsulat Iran: Ini Tak Dapat Diterima!
Para pejabat Angkatan Udara Israel menyatakan bahwa laporan tersebut diterima dengan sangat terkejut, karena pilot yang dimaksud adalah seorang perwira tinggi dengan pengalaman bertahun-tahun.
Tembakan dalam insiden "friendly-fire" itu meleset, mendarat di dekat para tentara Pasukan Pertahanan Israel (IDF).
Mengutip laporan Jerusalem Post, Selasa (2/4/2024), meski tidak ada tentara yang tewas atau pun terluka, insiden itu telah menimbulkan ancaman besar bagi nyawa para tentara Israel di darat.
Menurut laporan tersebut, si pilot—yang merupakan perwira tinggi Angkatan Udara Israel—sedang menjalankan misi untuk mengawal para tentara di darat dan memberikan perlindungan udara ekstra.
Namun dia tiba-tiba menekan tombol yang salah di kokpit, yang mengakibatkan insiden "friendly-fire".
Baca Juga: Rusia Kecam Jet Siluman F-35 Israel Gempur Konsulat Iran: Ini Tak Dapat Diterima!
Para pejabat Angkatan Udara Israel menyatakan bahwa laporan tersebut diterima dengan sangat terkejut, karena pilot yang dimaksud adalah seorang perwira tinggi dengan pengalaman bertahun-tahun.
Lihat Juga :