Mengapa Banyak Anak Muda India, Nepal dan Sri Lanka Jadi Tentara Bayaran Rusia?

Senin, 01 April 2024 - 20:20 WIB
loading...
A A A
Seorang pensiunan tentara Sri Lanka, yang sekarang direkrut untuk Rusia, mengatakan kepada Al Jazeera tanpa menyebut nama bahwa dia tidak terlalu khawatir tentang kemungkinan kehilangan nyawanya dengan bergabung dengan tentara Rusia dibandingkan dengan kesulitan ekonomi di Sri Lanka.

Tentara yang saat ini bertugas di tentara Sri Lanka juga sangat ingin meninggalkan jabatannya dan pergi ke Rusia, jika diberi kesempatan. Seorang tentara memberi tahu Al Jazeera bahwa dia menghasilkan sedikit USD65 sebulan setelah dipotong pajak.

Poudel mengatakan bahwa ada kecenderungan di kalangan warga Nepal untuk pergi ke luar negeri ke Timur Tengah atau Eropa untuk mencari penghasilan yang menguntungkan karena “rata-rata pendapatan per kapita di Nepal hanya sekitar USD1.000 per tahun.” Sebagai perbandingan, gaji yang diiklankan untuk bergabung dengan tentara Rusia adalah “sekitar USD4.000 per bulan, yang merupakan jumlah yang sangat besar,” tambahnya.

“Tidak semua dari mereka mendapatkan jumlah yang diiklankan, meskipun bayarannya jauh lebih tinggi daripada yang mereka dapatkan di sini,” kata Poudel.

3. Terbuai Janji Palsu di Media Sosial

Mengapa Banyak Anak Muda India, Nepal dan Sri Lanka Jadi Tentara Bayaran Rusia?

Foto/Reuters

Warga Asia Selatan yang mencari pekerjaan atau peluang di Eropa telah direkrut melalui media sosial, termasuk seruan agar warga Nepal, India, dan Sri Lanka untuk direkrut menjadi tentara Rusia telah diposting di TikTok.

Pria Nepal mengatakan kepada Al Jazeera bahwa ketika mereka menghubungi akun TikTok, mereka terhubung dengan agen yang menjalankan agen perjalanan di Nepal. Hemil Mangukiya, 23, dari Surat India, mendapatkan pekerjaan sebagai pembantu di tentara Rusia melalui video YouTube yang diposting oleh Faisal Khan yang berbasis di Dubai.

Agen perjalanan juga memungut biaya besar dari para pria yang berminat pergi ke Rusia.

Seorang pria Nepal yang direkrut pada bulan Oktober 2023 dikenakan biaya USD9.000 dan sebagai imbalannya dijanjikan gaji bulanan sekitar USD3.000, bersama dengan tunjangan termasuk kewarganegaraan Rusia untuk dirinya dan keluarganya.

Warga Sri Lanka juga dijanjikan gaji bulanan hingga USD3.000 dan prospek kewarganegaraan Rusia.

Veteran militer Sri Lanka berusia sembilan tahun, Nipuna Silva yang sudah terlilit hutang, meminjam USD4.000 untuk membayar agen yang memberinya pekerjaan di Rusia. Dia kemudian bergabung dengan tentara Rusia.

Mangukiya membayar USD3.600 kepada agen perekrutannya dan ditawari USD1.800 untuk pekerjaan sebagai asisten.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beberapa Jam Meninggal...
Beberapa Jam Meninggal setelah Berkunjung ke Ukraina, Siapa Lindsey Graham?
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Selat Hormuz Ditutup,...
Selat Hormuz Ditutup, AS dan Iran Saling Lancarkan Serangan Rudal
Trump: Pemimpin Iran...
Trump: Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei 90% Telah Lenyap
Rekomendasi
Resmi, Harga BBM Solar...
Resmi, Harga BBM Solar Khusus Nelayan Dipatok Rp15.000 per Liter
Tenaris Berikan Beasiswa...
Tenaris Berikan Beasiswa untuk 360 Siswa dan Bantuan Fasilitas Sekolah di Cilegon serta Batam
EPI Clean Energy Day...
EPI Clean Energy Day Catat Penghematan Emisi Lebih dari 710 Kg CO2e
Berita Terkini
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved