Politisi AS Dihujat Gara-gara Serukan Gaza Dibom Nuklir

Senin, 01 April 2024 - 08:05 WIB
loading...
Politisi AS Dihujat...
Anak-anak Palestina di Gaza jadi korban invasi brutal militer Israel. Politisi AS Tim Walberg dihujat karena seruan penggunaan senjata nuklir dalam perang Gaza dan Ukraina. Foto/AP Photo/Hatem Ali
A A A
WASHINGTON - Anggota Parlemen Amerika Serikat (AS) Tim Walberg menyerukan solusi ala Hiroshima dan Nagasaki untuk perang di Gaza dan Ukraina. Seruan itu membuatnya dihujat para politisi lain karena dianggap sebagai saran penggunaan bom nuklir.

Dalam sebuah video yang di-posting di media sosial bertanggal 25 Maret, dia mengkritik kebijakan Presiden Joe Biden, dan mengatakan kepada sejumlah kecil orang bahwa AS sebaiknya menggunakan uang bantuan Gaza untuk mendukung Israel, yang dia sebut: “Sekutu terbesar Washington, bisa dibilang, di mana pun di dunia."

“Kita tidak seharusnya mengeluarkan uang sepeser pun untuk bantuan kemanusiaan. Seharusnya seperti Nagasaki dan Hiroshima. Selesaikan dengan cepat,” kata Walberg dalam video tersebut.

Baca Juga: Heboh, Politisi AS Serukan Solusi Ala Hiroshima dan Nagasaki untuk Gaza dan Ukraina

“Hal yang sama juga harus terjadi di Ukraina. Kalahkan [Presiden Rusia Vladimir] Putin dengan cepat. Daripada 80% [bantuan] di Ukraina digunakan untuk tujuan kemanusiaan, seharusnya 80-100% digunakan untuk memusnahkan pasukan Rusia,” ujarnya.

Rashida Tlaib, satu-satunya anggota Parlemen Amerika keturunan Palestina, mengecam komentar Walberg, yang dia sebut telah menyarankan agar senjata nuklir digunakan dalam upaya untuk menyelesaikan perang dengan cepat.

“Sangat menjijikkan dan memalukan bahwa siapa pun, apalagi anggota Kongres AS, menyerukan genosida terhadap warga Palestina dengan senjata nuklir,” kata Tlaib, yang telah bersikeras selama berbulan-bulan mendesak pemerintahan Biden menuntut gencatan senjata Israel-Hamas di Gaza, seperti dikutip USA Today, Senin (1/4/2024).

Anggota Parlemen Amerika lainnya, Elissa Slotkin—seorang Yahudi—juga mengecam pernyataan Walberg.

“Ini adalah hal tercela yang dikemukakan oleh siapa pun, terutama pejabat terpilih dan seseorang yang menganggap dirinya beriman,” kata Slotkin, yang juga mencalonkan diri untuk kursi terbuka Senat AS di Michigan tahun ini.

“Anggota Parlemen Walberg harus menarik kembali komentarnya dan mencoba menempatkan dirinya pada posisi banyak warga Michigan yang melihat diri mereka menjadi korban di Gaza," ujarnya.

Anggota Parlemen AS Dan Kildee menyebut komentar Walberg "mengerikan dan mengejutkan".

“Merupakan posisi yang tidak dapat dipertahankan untuk menentang bantuan kemanusiaan bagi rakyat Gaza dan juga menyerukan pembantaian besar-besaran terhadap rakyat Palestina,” katanya.

"Saya sangat tidak setuju dengan komentar ekstrem dan berbahaya ini," paparnya.

Michigan telah menjadi pemain sentral dalam seruan gencatan senjata Israel-Hamas karena banyaknya komunitas Arab Amerika dan Muslim di tenggara Michigan, terutama di dan sekitar Dearborn.

Kementerian Kesehatan Gaza memperkirakan sekitar 32.000 warga Palestina tewas akibat serangan balik brutal pasukan Israel setelah Hamas melancarkan serangan ke Israel pada 7 Oktober lalu.

Biden telah mendesak Israel untuk mengambil tindakan proporsional yang membatasi korban sipil namun tidak menuntut gencatan senjata.

Setelah seruannya viral dan menuai hujatan banyak orang, Walberg mengklarifikasi bahwa komentarnya bahwa Gaza harus “seperti Hiroshima dan Nagasaki” tidaklah literal.

Walberg mengatakan kata-kata itu hanyalah metafora.

“Sebagai seorang anak yang tumbuh di era Perang Dingin, hal terakhir yang saya anjurkan adalah penggunaan senjata nuklir,” tulisnya.

“Dalam klip singkatnya, saya menggunakan metafora untuk menyampaikan perlunya Israel dan Ukraina memenangkan perang mereka secepat mungkin, tanpa membahayakan pasukan Amerika," ujarnya.

“Alasan saya justru kebalikan dari apa yang diberitakan: Semakin cepat perang ini berakhir, semakin sedikit nyawa tak berdosa yang terjebak dalam baku tembak,” lanjutnya.

“Semakin cepat Hamas dan Rusia menyerah, semakin mudah mereka bergerak maju. Penggunaan metafora ini, bersamaan dengan penghapusan konteks, mendistorsi pesan saya, namun saya sepenuhnya mendukung sekutu kami.”

Bom nuklir yang dijatuhkan AS di Hiroshima dan Nagasaki—dua kota di Jepang—yang mengakhiri teater Pasifik Perang Dunia II menewaskan antara 130.000 hingga 230.000 orang, menurut perkiraan akademis. Senjata nuklir modern sekitar 80 kali lebih kuat dibandingkan bom nuklir tahun 1940-an.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Arkeolog Arab Saudi...
Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab
Rekomendasi
Rosan Lapor Prabowo...
Rosan Lapor Prabowo soal Perampingan 258 BUMN, 300 Pelat Merah Lain Menyusul
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo dan Dokter Tifa Pertanyakan Penahanan: Razman Saja Tak Ditahan
Tim Kedua Kami adalah...
Tim Kedua Kami adalah Iran, Kisah Solidaritas yang Mengharukan di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved