Belanda Kirim Rudal Patriot ke Perbatasan Rusia, Ada Apa Gerangan?
Minggu, 31 Maret 2024 - 16:03 WIB
loading...
A
A
A
Belanda adalah salah satu dari sedikit negara yang memasok dua peluncur Patriot mereka ke Ukraina, bersama dengan AS dan Jerman, yang masing-masing mengirimkan baterai penuh.
Pengerahan tersebut akan menyusul latihan militer NATO yang sedang berlangsung, Steadfast Defender 2024, salah satu yang terbesar dalam beberapa dekade, yang melibatkan sekitar 90.000 tentara, lebih dari seribu kendaraan tempur, lebih dari 50 kapal angkatan laut, 80 helikopter, drone, dan jet tempur dari seluruh 32 negara anggota.
Rusia menyatakan peningkatan belanja militer blok militer pimpinan AS dan semakin seringnya latihan militer menunjukkan “sifatnya yang semakin agresif.” Latihan tersebut merupakan praktik “skenario konfrontasi bersenjata dengan Rusia,” yang meningkatkan ketegangan dan mengganggu stabilitas dunia, kata Sekretaris Dewan Keamanan Rusia Nikolay Patrushev pada awal Maret.
Patrushev menggambarkan NATO sebagai “alat penting pengaruh Washington terhadap negara-negara lain,” yang, selama 75 tahun keberadaannya sebagai penjamin perdamaian dan demokrasi “melepaskan lebih dari seratus perang dan konflik militer di seluruh dunia dan bersiap-siap untuk lebih banyak lagi.”
Pengerahan tersebut akan menyusul latihan militer NATO yang sedang berlangsung, Steadfast Defender 2024, salah satu yang terbesar dalam beberapa dekade, yang melibatkan sekitar 90.000 tentara, lebih dari seribu kendaraan tempur, lebih dari 50 kapal angkatan laut, 80 helikopter, drone, dan jet tempur dari seluruh 32 negara anggota.
Rusia menyatakan peningkatan belanja militer blok militer pimpinan AS dan semakin seringnya latihan militer menunjukkan “sifatnya yang semakin agresif.” Latihan tersebut merupakan praktik “skenario konfrontasi bersenjata dengan Rusia,” yang meningkatkan ketegangan dan mengganggu stabilitas dunia, kata Sekretaris Dewan Keamanan Rusia Nikolay Patrushev pada awal Maret.
Patrushev menggambarkan NATO sebagai “alat penting pengaruh Washington terhadap negara-negara lain,” yang, selama 75 tahun keberadaannya sebagai penjamin perdamaian dan demokrasi “melepaskan lebih dari seratus perang dan konflik militer di seluruh dunia dan bersiap-siap untuk lebih banyak lagi.”
(ahm)
Lihat Juga :