Mengapa Jepang Menjual Jet Tempur Generasi Masa Depan ke Negara Lain?

Kamis, 28 Maret 2024 - 21:50 WIB
loading...
A A A
Jepang memandang pesatnya pembangunan militer Tiongkok dan meningkatnya ketegasan Tiongkok sebagai ancaman, terutama meningkatnya ketegangan di Laut Cina Timur dan Selatan yang disengketakan. Jepang juga melihat peningkatan latihan militer gabungan antara Tiongkok dan Rusia di sekitar Jepang sebagai ancaman.

4. Menjual Jet Tempur. tapi Tak Boleh Digunakan Berperang

Karena masa lalunya sebagai agresor dan kehancuran yang terjadi setelah kekalahannya dalam Perang Dunia II, Jepang mengadopsi konstitusi yang membatasi militernya untuk membela diri dan telah lama menerapkan kebijakan ketat untuk membatasi transfer peralatan dan teknologi militer serta melarang semua ekspor.

Anggota parlemen oposisi dan aktivis pasifis mengkritik pemerintahan Kishida karena berkomitmen pada proyek jet tempur tanpa menjelaskan kepada publik atau meminta persetujuan untuk perubahan kebijakan besar.

Jajak pendapat baru-baru ini menunjukkan opini masyarakat terbagi mengenai rencana tersebut.

Untuk mengatasi kekhawatiran tersebut, pemerintah saat ini membatasi ekspor senjata mematikan yang dikembangkan bersama ke jet tempur tersebut, dan berjanji bahwa tidak ada penjualan yang akan dilakukan untuk digunakan dalam perang aktif. Jika pembeli mulai menggunakan jet tersebut untuk berperang, Menteri Pertahanan Minoru Kihara mengatakan, Jepang akan berhenti menyediakan suku cadang dan komponen lainnya.

5. 15 Mengantre Membeli Jet Tempur Jepang

Pasar potensial untuk jet ini mencakup 15 negara yang memiliki perjanjian kemitraan pertahanan dengan Jepang, seperti Amerika Serikat, Jerman, India, dan Vietnam. Seorang pejabat pertahanan mengatakan Taiwan – sebuah pulau dengan pemerintahan sendiri yang diklaim Tiongkok sebagai wilayahnya – tidak dipertimbangkan. Dia berbicara dengan syarat anonim karena aturan pengarahan.

Lebih banyak senjata dan komponen dapat ditambahkan ke daftar yang disetujui berdasarkan pedoman ekspor baru.

Ketika Kishida berkunjung ke Washington pada bulan April, dia kemungkinan akan berbicara dengan para pemimpin AS tentang potensi kerja sama industri pertahanan dan senjata baru. Kebijakan baru ini juga dapat membantu Jepang mendorong peran yang lebih besar dalam aliansi dan kemitraan pertahanan regional seperti Australia, A.S., dan AUKUS Inggris.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
Pesawat Rusia Dekati...
Pesawat Rusia Dekati Kapal Induk Inggris, 2 Jet Tempur Siluman F-35 London Beraksi
Liburan ke Jepang Jelajah...
Liburan ke Jepang Jelajah Fukuoka Tanpa Pusing Urus Itinerary
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Bersumpah Balas Dendam Pembunuhan Ali Khamenei
Israel Hancurkan 90%...
Israel Hancurkan 90% Wilayah Gaza, Runtuhkan Banyak Bangunan di Masa Gencatan Senjata
Rekomendasi
Syifa Hadju Infeksi...
Syifa Hadju Infeksi Bakteri Jelang Ulang Tahun, Sampai Diinfus di RS
Iran, Teokrasi Islam...
Iran, Teokrasi Islam dan Pelajaran bagi Dunia Islam
Polisi Kantongi Identitas...
Polisi Kantongi Identitas Pelaku Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15
Berita Terkini
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved