Israel dan Turki Cekcok Gara-gara Erdogan Ancam Kirim Netanyahu ke Allah
Senin, 25 Maret 2024 - 08:11 WIB
loading...
A
A
A
“Tidak ada Tuhan yang mau mendengarkan mereka yang mendukung kekejaman dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan oleh teman-teman Hamas yang biadab. Diam dan malu!” imbuh Katz.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Turki Oncu Keceli membalas dengan mengatakan: “Türki akan terus mengatakan kebenaran, dan membawa penganiayaan terhadap rakyat Palestina ke dalam agenda global.”
“Kejahatan yang dilakukan Israel di Gaza selama enam bulan terakhir tidak dapat lagi disembunyikan, dan Israel diadili atas tuduhan genosida,” lanjut Keceli.
Pada hari Kamis, saat berbicara di pertemuan umum politik, Erdogan mengatakan: “Kami menyerahkan orang yang dikenal sebagai Netanyahu kepada Tuhan kami yang bernama Al-Qahhar,” katanya mengacu pada Allah dengan salah satu dari 99 nama-Nya. “Biarkan Tuhan kita hancurkan dia," lanjut Erdogan.
Kedua negara telah berselisih sejak Israel menyatakan perang terhadap Hamas pada bulan Oktober sebagai tanggapan atas serangan kelompok perlawanan Palestina tersebut, yang menewaskan sekitar 1.200 orang dan lebih dari 200 orang disandera.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Turki Oncu Keceli membalas dengan mengatakan: “Türki akan terus mengatakan kebenaran, dan membawa penganiayaan terhadap rakyat Palestina ke dalam agenda global.”
“Kejahatan yang dilakukan Israel di Gaza selama enam bulan terakhir tidak dapat lagi disembunyikan, dan Israel diadili atas tuduhan genosida,” lanjut Keceli.
Pada hari Kamis, saat berbicara di pertemuan umum politik, Erdogan mengatakan: “Kami menyerahkan orang yang dikenal sebagai Netanyahu kepada Tuhan kami yang bernama Al-Qahhar,” katanya mengacu pada Allah dengan salah satu dari 99 nama-Nya. “Biarkan Tuhan kita hancurkan dia," lanjut Erdogan.
Kedua negara telah berselisih sejak Israel menyatakan perang terhadap Hamas pada bulan Oktober sebagai tanggapan atas serangan kelompok perlawanan Palestina tersebut, yang menewaskan sekitar 1.200 orang dan lebih dari 200 orang disandera.
Lihat Juga :