Pakistan Uji Rudal Berkemampuan Nuklir usai India Beli S-400 Rusia

Selasa, 09 Oktober 2018 - 08:16 WIB
Pakistan Uji Rudal Berkemampuan...
Pakistan Uji Rudal Berkemampuan Nuklir usai India Beli S-400 Rusia
A A A
ISLAMABAD - Pakistan berhasil menguji coba peluru kendali (rudal) Ghauri yang dapat membawa hulu ledak konvensional dan nuklir dengan jangkauan sekitar 1.300 km, kemarin. Uji coba senjata ini dilakukan setelah India resmi membeli lima unit sistem rudal pertahanan S-400 Rusia dan membatalkan perundingan damai secara sepihak.

Komando Pasukan Strategis Angkatan Darat Pakistan Letnan Jenderal Mian Muhammad Hilal Hussain memuji tes tersebut sebagai demonstrasi yang sukses dari kesiapan operasional dan teknis militer.

"Peluncuran ini mengkonsolidasikan kemampuan nuklir Pakistan yang ditujukan untuk perdamaian dan stabilitas melalui rezim pencegahan yang kredibel," kata militer setempat dalam sebuah pernyataan yang dilansir The Express Tribune.

Presiden Arif Alvi dan Perdana Menteri Imran Khan juga menyamapikan apresiasi mereka atas keberhasilan uji coba sistem rudal Ghauri.

Demonstrasi senjata ini itu terjadi setelah rival regionalnya, India, menandatangani kesepakatan dengan Rusia pada Jumat soal pembelian sistem pertahanan udara S-400 oleh New Delhi dengan total harga sekitar USD5 miliar.

Pada akhir bulan lalu, New Delhi juga membatalkan pembicaraan damai dengan Islamabad yang dijadwalkan akan berlangsung di sela-sela sidang Majelis Umum PBB di New York.

Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mehmood Qureshi mengkritik India atas pembatalan perundingan damai itu. Alasan New Delhi membatalkannya karena Islamabad dianggap mendukung kelompok bersenjata di Kashmir dalam insiden Juli lalu.

"India enggan, kami tidak akan menutup pintu kami," katanya, seperti dikutip Economic Times. "Bersembunyi jauh dari masalah tidak akan membuat mereka menghilang. Itu tidak akan memperbaiki situasi di Kashmir," ujarnya.

"Keterlibatan, tidak ada keterlibatan. Datang, tidak datang. Kami menginginkan pembicaraan karena kami percaya cara yang masuk akal adalah bertemu dan berbicara. Mereka setuju, dan kemudian tidak setuju," lanjut Qureshi.

Ditanya apakah ada kemungkinan perang lain antara Pakistan dan India, Qureshi menyatarakan opsi itu tidak ada di meja.

"Siapa yang berbicara tentang perang? Bukan kami. Kami menginginkan perdamaian, stabilitas, pekerjaan dan meningkatkan kehidupan. Anda mengidentifikasi keengganannya," katanya.

"Kami menginginkan perdamaian. Itu tidak berarti kami tidak dapat membela diri dari agresi. Kami dapat, tetapi kami tidak memiliki pola pikir agresif," imbuh dia, yang dikutip Selasa (9/10/2018).

Menteri Informasi Fawad Chaudhry juga bersikeras pada akhir September lalu bahwa Pakistan menginginkan perdamaian dengan India. “Perang tidak akan menjadi pilihan yang layak. Kedua negara harus melakukan negosiasi," katanya.
(mas)
Berita Terkait
Pakistan Hancurkan Sistem...
Pakistan Hancurkan Sistem Pertahanan S-400 Senilai Rp24,7 Triliun Milik India
India Beli S-400 Buatan...
India Beli S-400 Buatan Rusia untuk Lawan Ancaman Pakistan
Pertama Kali, India...
Pertama Kali, India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel dalam Perang Melawan Pakistan
India dan Rusia Bahas...
India dan Rusia Bahas Pasokan S-400
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia, Tembak Jatuh 3 Jet Tempur Pakistan Termasuk F-16
India Klaim Tembak Jatuh...
India Klaim Tembak Jatuh 6 Pesawat Pakistan, Puji Kecanggihan Sistem Rudal S-400 Rusia
Berita Terkini
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
1 jam yang lalu
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
1 jam yang lalu
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
3 jam yang lalu
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
4 jam yang lalu
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
5 jam yang lalu
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
6 jam yang lalu
Infografis
Pakistan Hancurkan Gudang...
Pakistan Hancurkan Gudang Rudal BrahMos Kebanggaan India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved