Sniper al-Qassam Habisi Komandan Pasukan Elite Israel yang Serang RS al-Shifa
Senin, 18 Maret 2024 - 09:46 WIB
loading...
Sniper Brigade al-Qassam Hamas habisi komandan unit elite Shaldag Israel, Yitzhar Hoffman. Perwira Zionis ini disebut dalang serangan terhadap RS al-Shifa, Gaza. Foto/Palestine Chronicle
A
A
A
GAZA - Sayap militer Hamas Brigade al-Qassam mengumumkan komandan pasukan elite Israel yang menjadi dalang serangan terhadap Rumah Sakit (RS) al-Shifa pada November 2023 lalu telah tewas.
Brigade al-Qassam merilis video yang menunjukkan snipernya membunuh Yitzhar Hoffman, komandan unit elite Shaldag militer Israel.
Serangan terhadap RS al-Shifa adalah salah satu babak paling berdarah dalam perang Israel-Hamas, dibandingkan dengan serangan Israel terhadap RS Baptis al-Ahli di Kota Gaza yang menewaskan ratusan orang.
Israel membenarkan serangannya terhadap RS al-Shifa dengan menggambarkannya sebagai markas besar Hamas. Namun, tidak ada markas besar seperti itu yang ditemukan, betapapun kerasnya juru bicara militer Israel Daniel Hagari berusaha meyakinkan masyarakat internasional.
Baca Juga: Hamas Ajukan Gencatan Senjata 3 Tahap dengan Israel, Ini Rinciannya
Brigade al-Qassam ternyata mengetahui secara pasti identitas orang-orang yang menyerbu RS al-Shifa, melakukan eksekusi lapangan dan akhirnya mengusir pasien dan staf medis dari pusat kesehatan terbesar di Gaza tersebut.
Brigade al-Qassam mengungkap menunjukkan kepada Al Jazeera rekaman adegan snipernya memantu dan melacak perwira di unit elite Shaldag, Yitzhar Hoffman, sebelum dia dibunuh oleh sniper tersebut menggunakan senapan Ghoul buatan lokal.
“Patut dicatat bahwa perwira inilah yang bertanggung jawab mengepung dan menyerbu RS al-Shifa di Jalur Gaza utara pada November 2023," kata Brigade al-Qassam dalam pernyataan video, yang dipublikasikan saluran Telegram Resistance News Network, Senin (18/3/2024).
Brigade al-Qassam merilis video yang menunjukkan snipernya membunuh Yitzhar Hoffman, komandan unit elite Shaldag militer Israel.
Serangan terhadap RS al-Shifa adalah salah satu babak paling berdarah dalam perang Israel-Hamas, dibandingkan dengan serangan Israel terhadap RS Baptis al-Ahli di Kota Gaza yang menewaskan ratusan orang.
Israel membenarkan serangannya terhadap RS al-Shifa dengan menggambarkannya sebagai markas besar Hamas. Namun, tidak ada markas besar seperti itu yang ditemukan, betapapun kerasnya juru bicara militer Israel Daniel Hagari berusaha meyakinkan masyarakat internasional.
Baca Juga: Hamas Ajukan Gencatan Senjata 3 Tahap dengan Israel, Ini Rinciannya
Brigade al-Qassam ternyata mengetahui secara pasti identitas orang-orang yang menyerbu RS al-Shifa, melakukan eksekusi lapangan dan akhirnya mengusir pasien dan staf medis dari pusat kesehatan terbesar di Gaza tersebut.
Brigade al-Qassam mengungkap menunjukkan kepada Al Jazeera rekaman adegan snipernya memantu dan melacak perwira di unit elite Shaldag, Yitzhar Hoffman, sebelum dia dibunuh oleh sniper tersebut menggunakan senapan Ghoul buatan lokal.
“Patut dicatat bahwa perwira inilah yang bertanggung jawab mengepung dan menyerbu RS al-Shifa di Jalur Gaza utara pada November 2023," kata Brigade al-Qassam dalam pernyataan video, yang dipublikasikan saluran Telegram Resistance News Network, Senin (18/3/2024).
Lihat Juga :