Kehadiran Israel di Tanah Palestina Tidak dapat Diterima

Jum'at, 28 September 2018 - 06:59 WIB
Kehadiran Israel di...
Kehadiran Israel di Tanah Palestina Tidak dapat Diterima
A A A
RAMALLAH - Tidak seorang pun tentara Israel akan diterima untuk tetap berada di tanah Palestina. Hal itu dikatakan oleh juru bicara Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Nabil Abu Rudeineh.

Pernyataan itu datang sebagai reaksi terhadap pernyataan yang dibuat oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di New York mengenai menjaga pasukan keamanan Israel di daerah barat Sungai Yordan.

"Kami hanya akan menerima negara Palestina yang merdeka dan berdaulat di perbatasan 1967 dengan Jerusalem Timur sebagai Ibukotanya," menurut pernyataan resmi yang dirilis kantor berita Palestina WAFA.

"Kami tidak akan menerima kehadiran seorang tentara pendudukan di tanah Palestina kami," katanya seperti dikutip dari Xinhua, Jumat (28/9/2018).

Rudeineh juga menekankan bahwa permukiman Israel adalah ilegal dan setiap pemikiran atau saran yang mengabaikan masalah ini akan ditolak dan tidak dapat diterima.

Menurut media Israel, Netanyahu mengatakan di New York bahwa Israel harus mengendalikan keamanan di sebelah barat Yordania ke Mediterania, bahkan di bawah perjanjian damai dengan Palestina.

Dia mencatat bahwa dia tidak akan membiarkan Palestina memiliki potensi untuk menyakiti orang Israel.
(ian)
Berita Terkait
Serangan Israel Hantam...
Serangan Israel Hantam Masjid di Kota Rafah, Gaza Selatan, 5 Tewas
Serangan Israel Tewaskan...
Serangan Israel Tewaskan 221 Warga Palestina
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin...
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin Temui Presiden Israel, Singgung Pemecatan
60 Warga Palestina yang...
60 Warga Palestina yang Ditahan Israel Mengaku Disiksa
Gempuran Udara Israel...
Gempuran Udara Israel Tewaskan Ribuan Unggas di Jalur Gaza
3 Senjata Israel yang...
3 Senjata Israel yang Dipakai Membunuh Rakyat Palestina
Berita Terkini
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
10 menit yang lalu
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
2 jam yang lalu
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
2 jam yang lalu
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
3 jam yang lalu
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
9 jam yang lalu
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
11 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved