Mengapa AS Mendirikan Pelabuhan Sementara di Gaza?

Kamis, 14 Maret 2024 - 17:17 WIB
loading...
A A A
Pejabat pertahanan AS mengatakan Brigade Transportasi ke-7, yang berbasis di Pangkalan Gabungan Langley-Eustis di Virginia, mulai menyatukan apa yang disebut peralatan dan perahu Joint Logistics Over The Shore. Hal ini dibandingkan dengan sistem Lego yang besar – susunan potongan baja sepanjang 12 meter (40 kaki) yang dapat dikunci untuk membentuk dermaga dan jalan lintas.

Pentagon mengatakan pihaknya belum menentukan bagaimana lokasi pendaratan sistem pelabuhan terapung itu akan diamankan dari ancaman apa pun dan pihaknya sedang melakukan pembicaraan dengan mitranya, termasuk Israel.

Sekretaris Pers Pentagon Patrick Ryder mengatakan ada risiko serangan Hamas terhadap sistem pelabuhan. Dia menambahkan, tidak ada pasukan AS yang akan memasuki Gaza, bahkan untuk sementara, untuk menyelesaikan pembangunan pelabuhan.

Di Gaza, kemungkinan besar akan ada sekutu, kontraktor, dan lembaga bantuan.

Rencana dermaga tersebut mempunyai dua komponen: Yang pertama adalah tongkang terapung lepas pantai yang dapat menerima pengiriman bantuan. Militer AS kemudian akan memindahkan bantuan dari sana ke jalan lintas terapung sepanjang 550 meter (1.800 kaki) yang berlabuh di pantai.

"Setelah beroperasi, dermaga tersebut akan memungkinkan pengiriman sekitar 2 juta makanan ke Gaza setiap hari," kata Ryder.

AS telah mengirimkan total sekitar 124.000 makanan selama empat kali pengiriman udara dalam seminggu terakhir. "Pengiriman udara terbaru pada hari Jumat mengirimkan sekitar 11.500 makanan," demikian keterangan militer AS.

Gaza sudah memiliki pelabuhan kecil di dekat distrik Remal di Kota Gaza. Namun, pelabuhan tersebut telah berada di bawah blokade angkatan laut Israel sejak tahun 2007 ketika Israel juga menutup hampir seluruh penyeberangan perbatasan Gaza. Israel telah mengklaim kendali penuh atas garis pantai dan perairan teritorial Gaza, menghalangi kapal-kapal mencapai jalur tersebut sejak tahun 1967.

Biden mengatakan pemerintah Israel akan menjaga keamanan di dermaga. Tidak jelas siapa yang akan menurunkan bantuan di dermaga dan memindahkannya ke pantai. Para ahli mempertanyakan bagaimana Israel, yang telah melumpuhkan pengiriman bantuan melalui perbatasan darat, akan mengizinkan pasokan bantuan melalui laut.

3. Dermaga Bukan Solusi Terbaik

Mengapa AS Mendirikan Pelabuhan Sementara di Gaza?

Foto/Reuters

Dermaga tersebut tampaknya menjadi solusi rumit untuk masalah yang memiliki solusi lebih sederhana – bagi Israel untuk membuka penyeberangan darat ke Gaza.

“Setiap upaya untuk mendatangkan lebih banyak bantuan kemanusiaan ke Gaza untuk membantu orang-orang yang putus asa sangat disambut baik,” kata Juliette Touma dari Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA). “Namun, ada cara yang lebih efisien, lebih murah, dan lebih cepat untuk menyalurkan bantuan ke Gaza, yaitu melalui jalan darat.”

Touma mengatakan kepada Al Jazeera bahwa minimal 500 truk bantuan setiap hari diperlukan untuk memenuhi kebutuhan warga sipil Palestina di Gaza. Itu adalah rata-rata jumlah truk yang masuk ke Gaza sebelum perang,
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
6 Calon Sekjen PBB Debat,...
6 Calon Sekjen PBB Debat, Paparkan Atasi Konflik Global di Masa Depan
Rekomendasi
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
Febrie Adriansyah Tak...
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa Dicegah
Tanoto Scholars Gathering...
Tanoto Scholars Gathering 2026 Perkuat Kepemimpinan 240 Penerima Beasiswa TELADAN
Berita Terkini
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Infografis
Daftar Top Skor Sementara...
Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved