10 Tahun Misteri Lenyapnya MH370, Ini Klaim Mengerikan tentang Pilotnya
Kamis, 07 Maret 2024 - 07:13 WIB
loading...
A
A
A
Ketika Boeing 777 tersebut lepas landas pada pukul 00.42, Anne berada di antara 227 penumpang dan 12 awak, termasuk Zaharie dan co-pilot First Officer Fariq Abdul Hamid (27).
Pada pukul 01.19, saat pesawat MH370 mendekati wilayah udara Vietnam, kontak radio terakhir Zaharie yang terdengar adalah: “Goodnight Malaysia from 370.”
Butuh waktu 17 menit sebelum pengawas lalu lintas udara di Vietnam menyadari bahwa pesawat itu hilang dari layar mereka, dan lebih dari satu jam sebelum pejabat maskapai penerbangan diberitahu.
“Tidak ada sinyal bahaya, tidak ada keadaan darurat,” kata Fuad Sharuji, mantan direktur krisis di Malaysia Airlines.
“Kami mencoba menelepon penerbangan tersebut dengan berbagai cara, termasuk sistem komunikasi satelit kru, dan tidak ada satupun yang berhasil," ujarnya.
Suami Anne, Nathan Velayudham, yang menunggunya di bandara Beijing, mengatakan dia “takut akan hal terburuk”.
Empat jam setelah kontak terakhir, pada pukul 05.30 pagi, misi pencarian dan penyelamatan di Laut China Selatan diluncurkan, namun tidak ada yang ditemukan.
Para ilmuwan di perusahaan teknologi London Inmarsat kemudian menemukan sebuah satelit menerima sinyal setiap jam dari MH370 tujuh jam setelah kontak hilang.
Data lebih lanjut dari radar militer mengungkapkan pesawat tersebut memutar balik tak lama setelah memutus kontak, kemudian terbang kembali melintasi Kuala Lumpur dan berbalik menuju Indonesia.
Jean Luc Marchand, mantan manajer penelitian lalu lintas udara di Eurocontrol, dan mantan pilot Patrick Lelly, telah meneliti hilangnya pesawat menggunakan simulator.
Mereka percaya hanya pilot yang sangat berpengalaman yang bisa melakukan “manuver yang menantang”.
Jean Luc menceritakan dalam film dokumenter tersebut bahwa, untuk menjadi “tidak terlihat”, pilot hanya perlu mematikan transponder, yang berkomunikasi dengan pengatur lalu lintas udara.
Sembilan hari setelah pesawat hilang, operasi senilai £150 juta yang melibatkan Australia, China, dan Malaysia melakukan pencarian di wilayah seluas 120.000 mil persegi—jarak yang mereka yakini dapat ditempuh MH370 sebelum jatuh ke Samudra Hindia—namun tidak membuahkan hasil.
Pada pukul 01.19, saat pesawat MH370 mendekati wilayah udara Vietnam, kontak radio terakhir Zaharie yang terdengar adalah: “Goodnight Malaysia from 370.”
Butuh waktu 17 menit sebelum pengawas lalu lintas udara di Vietnam menyadari bahwa pesawat itu hilang dari layar mereka, dan lebih dari satu jam sebelum pejabat maskapai penerbangan diberitahu.
“Tidak ada sinyal bahaya, tidak ada keadaan darurat,” kata Fuad Sharuji, mantan direktur krisis di Malaysia Airlines.
“Kami mencoba menelepon penerbangan tersebut dengan berbagai cara, termasuk sistem komunikasi satelit kru, dan tidak ada satupun yang berhasil," ujarnya.
Suami Anne, Nathan Velayudham, yang menunggunya di bandara Beijing, mengatakan dia “takut akan hal terburuk”.
Empat jam setelah kontak terakhir, pada pukul 05.30 pagi, misi pencarian dan penyelamatan di Laut China Selatan diluncurkan, namun tidak ada yang ditemukan.
Para ilmuwan di perusahaan teknologi London Inmarsat kemudian menemukan sebuah satelit menerima sinyal setiap jam dari MH370 tujuh jam setelah kontak hilang.
Data lebih lanjut dari radar militer mengungkapkan pesawat tersebut memutar balik tak lama setelah memutus kontak, kemudian terbang kembali melintasi Kuala Lumpur dan berbalik menuju Indonesia.
Jean Luc Marchand, mantan manajer penelitian lalu lintas udara di Eurocontrol, dan mantan pilot Patrick Lelly, telah meneliti hilangnya pesawat menggunakan simulator.
Mereka percaya hanya pilot yang sangat berpengalaman yang bisa melakukan “manuver yang menantang”.
Jean Luc menceritakan dalam film dokumenter tersebut bahwa, untuk menjadi “tidak terlihat”, pilot hanya perlu mematikan transponder, yang berkomunikasi dengan pengatur lalu lintas udara.
Sembilan hari setelah pesawat hilang, operasi senilai £150 juta yang melibatkan Australia, China, dan Malaysia melakukan pencarian di wilayah seluas 120.000 mil persegi—jarak yang mereka yakini dapat ditempuh MH370 sebelum jatuh ke Samudra Hindia—namun tidak membuahkan hasil.
Lihat Juga :