Mengapa Hamas Konsisten untuk Mewujudkan Gencatan Senjata Menjelang Ramadan?

Rabu, 06 Maret 2024 - 15:55 WIB
loading...
A A A
Pejabat senior Hamas Bassem Naim mengatakan Hamas telah mengajukan rancangan kesepakatannya sendiri, dan sedang menunggu tanggapan dari Israel, dan menambahkan: “(Perdana Menteri Benjamin) Netanyahu tidak ingin mencapai kesepakatan dan keputusannya sekarang ada di tangan Amerika. "

Sebuah sumber mengatakan kepada Reuters sebelumnya bahwa Israel menjauh karena Hamas menolak memberikan daftar sandera yang masih hidup. Naim mengatakan hal ini tidak mungkin terjadi tanpa gencatan senjata karena sandera tersebar di seluruh zona perang.

AS juga mendesak Israel untuk berbuat lebih banyak untuk meringankan bencana kemanusiaan di Gaza, di mana lebih dari 30.000 warga Palestina telah terbunuh.

oleh serangan Israel, yang dilancarkan setelah serangan Hamas yang menewaskan 1.200 orang pada bulan Oktober.

“Kita harus memberikan lebih banyak bantuan ke Gaza,” kata Biden.

Kelaparan membayangi Jalur Gaza karena pasokan bantuan, yang sudah sangat berkurang selama perang, kini menyusut hingga hampir tidak ada lagi. Sebagian besar wilayah tersebut benar-benar terputus dari makanan. Beberapa rumah sakit di Gaza yang berfungsi, yang sudah kewalahan menampung korban luka, kini dipenuhi anak-anak yang mati kelaparan.

Militer AS, berkoordinasi dengan Yordania, mengirimkan 36.000 makanan ke Gaza utara pada hari Selasa, sebuah program yang dimulai Washington minggu lalu. Badan-badan bantuan mengatakan jumlah ini tidak seberapa jika dibandingkan dengan skala kelaparan yang terjadi.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Presiden Bangladesh...
Presiden Bangladesh Mohammed Shahabuddin Mengundurkan Diri
Trump Murka Google Didenda...
Trump Murka Google Didenda Rp18 Triliun oleh Uni Eropa: Perampok!
Rekomendasi
Satgas Ketenagakerjaan...
Satgas Ketenagakerjaan Polri Tangani 97 Kasus, Pakar: Komitmen Kapolri Lindungi Buruh
Kemarau Meluas, BNPB...
Kemarau Meluas, BNPB Catat Karhutla Melanda 4 Daerah di Jawa Timur
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi...
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi Naik Tahun Ini, Semuanya di Pulau Jawa
Berita Terkini
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
30.000 Tentara Korea...
30.000 Tentara Korea Utara Akan Dikirim ke Perang Ukraina
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Wanita Keturunan China...
Wanita Keturunan China yang Magang di Markas Militer NATO Ditangkap atas Tuduhan Mata-mata
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved