Mengapa Hamas Konsisten untuk Mewujudkan Gencatan Senjata Menjelang Ramadan?

Rabu, 06 Maret 2024 - 15:55 WIB
loading...
Mengapa Hamas Konsisten...
Hamas tetap konsisten mewujudkan gencatan senjata menjelang Ramadan. Foto/Reuters
A A A
GAZA - Kelompok pejuang Palestina Hamas mengatakan pihaknya akan terus berupaya mencapai gencatan senjata di Gaza dengan Israel meskipun tidak ada perunding Israel dalam putaran perundingan terakhir di Kairo.

“Kami menunjukkan fleksibilitas yang diperlukan untuk mencapai penghentian komprehensif agresi terhadap rakyat kami, namun pendudukan masih menghindari hak-hak perjanjian ini,” kata Hamas dalam sebuah pernyataan, dilansir Reuters.

Para perunding dari Hamas, Qatar dan Mesir – namun bukan Israel – berada di Kairo untuk mencoba mencapai gencatan senjata selama 40 hari dalam perang antara Israel dan kelompok Islam tersebut menjelang bulan puasa Ramadhan, yang dimulai awal pekan depan.

Presiden AS Joe Biden mengatakan pada hari Selasa bahwa Hamas berhak menerima kesepakatan mengenai gencatan senjata di Jalur Gaza dengan imbalan pembebasan sandera Israel, ketika delegasi mengadakan pembicaraan pada hari ketiga tanpa ada tanda-tanda. sebuah terobosan.

Kesepakatan yang diberikan kepada Hamas akan membebaskan beberapa sandera yang ditangkap oleh pejuang Palestina pada serangan Israel pada 7 Oktober yang memicu perang, sementara bantuan ke Gaza akan ditingkatkan untuk menghindari kelaparan karena rumah sakit merawat anak-anak yang menderita kekurangan gizi akut, dan Hamas akan memberikan daftarnya. dari seluruh sandera yang ditahan di Gaza.

Amerika Serikat pada hari Selasa merevisi pernyataan dalam rancangan resolusi Dewan Keamanan PBB untuk mendukung “gencatan senjata segera yang berlangsung sekitar enam minggu di Gaza bersamaan dengan pembebasan semua sandera,” menurut teks yang dilihat oleh Reuters.

Revisi ketiga dari rancangan undang-undang tersebut – pertama kali diusulkan oleh Amerika Serikat dua minggu lalu – kini mencerminkan pernyataan blak-blakan Wakil Presiden Kamala Harris yang menyerukan Israel untuk berbuat lebih banyak guna meringankan “bencana kemanusiaan” di Gaza.

Pembebasan sandera yang sakit, terluka, lanjut usia dan perempuan akan menghasilkan gencatan senjata segera di Gaza setidaknya selama enam minggu, Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan dan Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani menekankan pada pertemuan pada hari Selasa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Konflik AS-Iran Makin...
Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Venus Terdeteksi Sedang...
Venus Terdeteksi Sedang Merobek Dirinya Sendiri dari Dalam
Istri Lionel Messi Pasang...
Istri Lionel Messi Pasang Badan Bela Timnas Argentina di Tengah Badai Kritik
Jambore Relawan NU Peduli...
Jambore Relawan NU Peduli se-Jateng, Gus Rozin Dorong Kesiapsiagaan Hadapi Bencana
Berita Terkini
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
30.000 Tentara Korea...
30.000 Tentara Korea Utara Akan Dikirim ke Perang Ukraina
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Wanita Keturunan China...
Wanita Keturunan China yang Magang di Markas Militer NATO Ditangkap atas Tuduhan Mata-mata
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved