Pejabat Palestina: Hitler Bantai Yahudi karena Mereka Ingin Rebut Jerman
Minggu, 03 Maret 2024 - 11:34 WIB
loading...
A
A
A
“Saya ingin bertanya: Mengapa Holocaust terjadi? Saya bukan penggemar Hitler,” tegas Sido.
"Tetapi ketika Hitler melakukan Holocaust, dia punya alasan yang jelas," ujarnya, yang dilansir Jerusalem Post, Minggu (3/3/2024).
“Orang-orang Yahudi dan Zionis ditawari berbagai tempat di dunia—di Argentina, di Uganda, di utara Sinai, di selatan Irak—namun mereka memilih Palestina karena alasan lain yang akan kami sebutkan nanti," ujarnya.
“Mereka berencana mengambil alih Jerman. Mereka mulai menjatuhkan Jerman dari segi ekonomi dan nilai-nilai moral. Hitler bereaksi dengan menyuruh orang-orang Yahudi turun ke jalan dan menjilat trotoar. Mereka mengetahui hal ini dengan sangat baik. Kristallnacht [malam pecahan kaca] terkenal dalam sejarah Yahudi, begitu pula Malam Pisau Panjang, ketika orang Yahudi diperintahkan untuk menaruh Bintang Daud di dada mereka, dan mereka disebut 'Yahudi kotor'," papar Sido.
“Izinkan saya mengatakan ini dengan lantang dan jelas—orang-orang Yahudi memutarbalikkan banyak ayat dalam Taurat agar lebih sesuai bagi mereka. Saya tidak ingin memberikan contoh karena beberapa orang mungkin menganggap saya antisemit, meskipun kami, orang Arab, adalah orang Semit, bukan mereka," imbuh dia.
"Tetapi ketika Hitler melakukan Holocaust, dia punya alasan yang jelas," ujarnya, yang dilansir Jerusalem Post, Minggu (3/3/2024).
“Orang-orang Yahudi dan Zionis ditawari berbagai tempat di dunia—di Argentina, di Uganda, di utara Sinai, di selatan Irak—namun mereka memilih Palestina karena alasan lain yang akan kami sebutkan nanti," ujarnya.
“Mereka berencana mengambil alih Jerman. Mereka mulai menjatuhkan Jerman dari segi ekonomi dan nilai-nilai moral. Hitler bereaksi dengan menyuruh orang-orang Yahudi turun ke jalan dan menjilat trotoar. Mereka mengetahui hal ini dengan sangat baik. Kristallnacht [malam pecahan kaca] terkenal dalam sejarah Yahudi, begitu pula Malam Pisau Panjang, ketika orang Yahudi diperintahkan untuk menaruh Bintang Daud di dada mereka, dan mereka disebut 'Yahudi kotor'," papar Sido.
“Izinkan saya mengatakan ini dengan lantang dan jelas—orang-orang Yahudi memutarbalikkan banyak ayat dalam Taurat agar lebih sesuai bagi mereka. Saya tidak ingin memberikan contoh karena beberapa orang mungkin menganggap saya antisemit, meskipun kami, orang Arab, adalah orang Semit, bukan mereka," imbuh dia.
Lihat Juga :