Hamas Serukan Unjuk Rasa Awal Ramadan di Masjid Al-Aqsa
Kamis, 29 Februari 2024 - 16:01 WIB
loading...
A
A
A
Dia menjelaskan, “Masih terlalu dini untuk mengatakan apakah akan ada kesepakatan dalam waktu dekat, namun segalanya masih belum terhenti.”
Menteri Pertahanan Israel, Gallant, ketika ditanya tentang komentar optimis Biden bahwa kesepakatan dapat dicapai pada pekan depan, berkata, “Siapakah saya yang berani menyampaikan pendapat tentang apa yang dikatakan Presiden? Saya sangat berharap dia benar.”
Bantuan pangan yang mencapai Gaza telah menurun drastis selama sebulan terakhir, dan lembaga bantuan internasional mengatakan warganya hampir mengalami kelaparan.
Israel mengatakan blokadenya terhadap Gaza sangat penting dalam perangnya melawan Hamas dan memungkinkan masuknya pasokan kemanusiaan.
Pada Rabu, Israel mengatakan telah bekerja sama dengan Uni Emirat Arab, Yordania, Mesir, Prancis dan Amerika Serikat untuk mengirimkan bantuan pangan melalui udara ke Gaza selatan.
Di Rafah, tempat lebih dari separuh 2,3 juta penduduk Gaza berlindung, beberapa pria bertopeng bersenjatakan pentungan dan beberapa orang lainnya membawa senjata berkeliling pasar dalam apa yang mereka katakan sebagai upaya menjaga harga tetap terkendali.
Penutup kepala mereka bertuliskan ‘Komite Perlindungan Rakyat.’ Seorang juru bicara yang mengenakan masker mengatakan kepada wartawan bahwa mereka dibentuk untuk mendukung Kementerian Dalam Negeri, dan memastikan masyarakat tidak dieksploitasi.
Badan-badan bantuan mengatakan situasi paling mengerikan terjadi di bagian utara Jalur Gaza, yang hampir seluruhnya terputus.
Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan, pada Rabu, bahwa empat anak meninggal akibat kekurangan gizi dan dehidrasi di Rumah Sakit Kamal Adwan di Gaza utara.
Rumah sakit itu sebelumnya mengatakan pihaknya menghentikan operasi karena kehabisan bahan bakar.
Menteri Pertahanan Israel, Gallant, ketika ditanya tentang komentar optimis Biden bahwa kesepakatan dapat dicapai pada pekan depan, berkata, “Siapakah saya yang berani menyampaikan pendapat tentang apa yang dikatakan Presiden? Saya sangat berharap dia benar.”
Bantuan pangan yang mencapai Gaza telah menurun drastis selama sebulan terakhir, dan lembaga bantuan internasional mengatakan warganya hampir mengalami kelaparan.
Israel mengatakan blokadenya terhadap Gaza sangat penting dalam perangnya melawan Hamas dan memungkinkan masuknya pasokan kemanusiaan.
Pada Rabu, Israel mengatakan telah bekerja sama dengan Uni Emirat Arab, Yordania, Mesir, Prancis dan Amerika Serikat untuk mengirimkan bantuan pangan melalui udara ke Gaza selatan.
Di Rafah, tempat lebih dari separuh 2,3 juta penduduk Gaza berlindung, beberapa pria bertopeng bersenjatakan pentungan dan beberapa orang lainnya membawa senjata berkeliling pasar dalam apa yang mereka katakan sebagai upaya menjaga harga tetap terkendali.
Penutup kepala mereka bertuliskan ‘Komite Perlindungan Rakyat.’ Seorang juru bicara yang mengenakan masker mengatakan kepada wartawan bahwa mereka dibentuk untuk mendukung Kementerian Dalam Negeri, dan memastikan masyarakat tidak dieksploitasi.
Badan-badan bantuan mengatakan situasi paling mengerikan terjadi di bagian utara Jalur Gaza, yang hampir seluruhnya terputus.
Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan, pada Rabu, bahwa empat anak meninggal akibat kekurangan gizi dan dehidrasi di Rumah Sakit Kamal Adwan di Gaza utara.
Rumah sakit itu sebelumnya mengatakan pihaknya menghentikan operasi karena kehabisan bahan bakar.
(sya)
Lihat Juga :