Intel AS Ternyata Melacak Putin, Begini Caranya

Kamis, 29 Februari 2024 - 09:50 WIB
loading...
A A A
Perusahaan-perusahaan teknologi sudah secara rutin mengumpulkan informasi dan bersedia menjualnya kepada pengiklan mana pun yang bersedia membayar biaya yang relatif murah untuk layanan tersebut, sehingga menjadikannya area yang sangat menjanjikan, menurut laporan tersebut.

Menurut buku tersebut, Yeagley—yang berspesialisasi dalam memperoleh kumpulan data unik untuk lembaga pemerintah—pertama kali bereksperimen dengan pembatasan wilayah, yang mencakup batas virtual dalam kumpulan data geografis, untuk melacak pegawai lembaga pemerintah AS.

Metode ini dilaporkan terbukti sangat berhasil dalam mengumpulkan data pribadi staf yang menggunakan aplikasi kencan dan cuaca, serta game yang memerlukan lokasi pengguna.

Pada tahun 2015, Yeagley diduga dipekerjakan oleh PlaceIQ setelah perusahaan tersebut menerima investasi dari cabang modal ventura CIA, In-Q-Tel.

Dia kemudian dilaporkan pindah ke perusahaan rintisan lain, PlanetRisk.

“CIA tertarik pada perangkat lunak yang dapat menganalisis dan memahami pergerakan geografis manusia dan benda,” terang buku tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Peringatkan Perpecahan setelah Kekalahan Musuh di Medan Perang
Pesawat Nirawak Ukraina...
Pesawat Nirawak Ukraina Serang Crimea, 4 Orang Tewas, 10 Luka
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
AS Hendak Kerahkan Senjata...
AS Hendak Kerahkan Senjata Nuklir ke Lebih Banyak Negara NATO, Bisa Bikin Rusia Murka
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Serangan Drone Iran...
Serangan Drone Iran Hantam Bandara Internasional Kuwait, Penerbangan Ditangguhkan
Negaranya Dihujani Rudal...
Negaranya Dihujani Rudal dan Drone, Kuwait Usir 2 Diplomat Iran
Rekomendasi
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved