Pengaruh Diplomatik Turki Berada di Urutan Ketiga setelah China dan AS

Senin, 26 Februari 2024 - 20:59 WIB
loading...
A A A
Lowy Institute mencatat bahwa pendalaman dan perluasan jejak diplomatik negara-negara tersebut “mencerminkan bahwa, meskipun terdapat kemudahan dalam konektivitas online, pemerintah di seluruh dunia terus berinvestasi dalam diplomasi tatap muka dan kehadiran di lapangan.”

“Persaingan negara-negara besar sama lazimnya dalam diplomasi seperti halnya di bidang lain, dengan Amerika Serikat dan Tiongkok mendominasi peringkat tersebut,” katanya.

“Masalah-masalah seperti perang Rusia di Ukraina atau tantangan ekonomi di Afrika Selatan dan Argentina juga menyebabkan penurunan jaringan di beberapa negara,” tambahnya.

“Negara-negara lain telah mengurangi kehadiran mereka di kawasan tertentu seiring dengan perubahan prioritas, sementara persaingan geopolitik telah menjadikan kawasan Pasifik dan Asia sebagai fokus,” kata laporan tersebut.

Laporan tersebut mencatat dampak perang Ukraina terhadap Rusia yang menutup 14 posnya di luar negeri sejak Februari 2022, “sebagian besar akibat memburuknya hubungan atau pengusiran diplomat.”

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Komika Turki Ditangkap...
Komika Turki Ditangkap atas Tuduhan Menghina Islam dan Erdogan
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Studi Ungkap Gurita...
Studi Ungkap Gurita Politik China dalam Jaringan Kriminal di Asia Tenggara
Keajaiban Gempa Venezuela,...
Keajaiban Gempa Venezuela, Pria Ini Selamat Setelah Terkubur 8 Hari di Reruntuhan Gedung 9 Lantai
Rekomendasi
Dicap Penyusup oleh...
Dicap Penyusup oleh Roy Suryo saat Sidang Praperadilan, Suhadi Beberkan Kejanggalan Materi Gugatan
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
PDIP: Tingginya Biaya...
PDIP: Tingginya Biaya Politik Tuntas dengan Perbaikan Regulasi, Bukan Pilkada Tak Langsung
Berita Terkini
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved