Para Dokter Muda di Korea Selatan Unjuk Rasa, Banyak Rumah Sakit Batalkan Operasi

Kamis, 22 Februari 2024 - 19:15 WIB
loading...
A A A
“Pembedahan dikurangi setengahnya di Rumah Sakit Severance di pusat kota Seoul, sedangkan Rumah Sakit St Mary dan Pusat Medis Asan di selatan dan timur Seoul, masing-masing mengurangi kapasitas operasi mereka sebesar 30 persen,” ungkap laporan tersebut.

Ini termasuk pasien yang menunggu pengobatan kanker serta wanita hamil.

Hong Jae-ryun, pasien kanker otak berusia 50-an tahun, mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa kemoterapinya telah ditunda tanpa tanggal yang jelas karena situasi saat ini, meskipun kanker telah menyebar ke paru-paru dan hatinya.

“Itu tidak masuk akal. Di tengah konflik antara pemerintah dan dokter, apa yang bisa dikatakan oleh pasien yang tidak berdaya? Rasanya seperti pengkhianatan,” ujar Hong.

Dia menambahkan, “Ketika tidak ada orang yang bisa dipercaya dan diandalkan selain dokter, rasanya berlebihan jika menangani masalah dengan cara seperti ini.”

Sementara itu, surat kabar Hankyoreh mengatakan beberapa rumah sakit menunda operasi caesar bagi wanita hamil dan mengatakan kepada mereka bahwa anestesi epidural selama persalinan tidak akan tersedia.

Seorang pejabat di Rumah Sakit Severance mengatakan fasilitas tersebut tidak memiliki “petugas magang dan residen anestesiologi, dan itu berarti kami tidak dapat memberikan epidural.”

Pemerintahan Presiden Yoon Suk-yeol, yang telah memerintahkan para dokter yang mogok untuk kembali bekerja, mengatakan pada Selasa bahwa mereka akan meminta surat perintah penangkapan dan meluncurkan penyelidikan terhadap mereka yang menjadi ujung tombak pemogokan tersebut.

“Jika tindakan kolektif ilegal benar-benar mengakibatkan kerugian pada kehidupan dan kesehatan pasien, (dokter peserta pelatihan) akan dimintai pertanggungjawaban hingga tingkat tertinggi,” ujar pemerintah, menurut Yonhap.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Siapa Adam Hamawy? Dokter...
Siapa Adam Hamawy? Dokter Bedah AS yang Pernah Bertugas di Gaza dan Terpiih sebagai Anggota Kongres
Ini 4 Keunggulan Senjata...
Ini 4 Keunggulan Senjata Laser Cheongwang Buatan Korea Selatan
Polisi Sebut Aksi Unjuk...
Polisi Sebut Aksi Unjuk Rasa BEM UI di Bundaran HI Tak Sesuai Aturan
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
Trump: Uranium Iran...
Trump: Uranium Iran Akan Dimusnahkan
Rekomendasi
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Mendikdasmen Abdul Muti:...
Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Sebagian Besar Murid Berharap Program MBG Dilanjutkan
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Berita Terkini
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Infografis
Pasukan Israel Usir...
Pasukan Israel Usir Pasien dari Rumah Sakit Indonesia di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved