Pangeran Arab Saudi Sebut Status Negara Palestina Jadi Penentu Stabilitas Timur Tengah

Minggu, 18 Februari 2024 - 19:01 WIB
loading...
Pangeran Arab Saudi...
Status negara Palestina menjadi jalan penentu untuk stabilitas Timur Tengah. Foto/Reuters
A A A
GAZA - Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan mengatakan pembentukan negara Palestina adalah “satu-satunya jalan” menuju keamanan dan stabilitas di Timur Tengah.

Pangeran Faisal berbicara di Konferensi Keamanan Munich dan menambahkan bahwa keamanan dan stabilitas Israel juga bergantung pada pembentukan negara Palestina.

Dia mengatakan fokus Kerajaan Arab Saudi sepenuhnya pada mengamankan gencatan senjata dalam perang Israel-Hamas di Gaza.

Baca Juga: Biadab! Israel Akan Larang Warga Palestina Beribadah di Masjid Al-Aqsa selama Ramadan

“Kami fokus pada gencatan senjata dan penarikan Israel dari Gaza dan kami fokus pada akses kemanusiaan bagi masyarakat Gaza,” kata Pangeran Faisal.

Arab Saudi telah berulang kali menyatakan tidak akan membuka hubungan diplomatik dengan Israel kecuali negara Palestina merdeka diakui.

Pangeran Faisal juga mengatakan bahwa tindakan provokatif yang dilakukan pasukan Israel akan mengobarkan perasaan di negara-negara Arab dan Islam, terutama dengan jumlah korban tewas di Gaza mendekati 30.000 orang.

Dia menambahkan bahwa tindakan mereka dapat mendukung ideologi terorisme dan ekstremisme di seluruh dunia.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Baru Diangkat, Panglima...
Baru Diangkat, Panglima Militer Baru Hamas Tewas Diserang Israel
Israel Mulai Deportasi...
Israel Mulai Deportasi Para Aktivis Armada Gaza yang Ditahan
Drone Hizbullah Melumpuhkan...
Drone Hizbullah Melumpuhkan 80 Persen Serangan Israel di Lebanon Selatan
Militer Israel Akui...
Militer Israel Akui Sulit Melawan Drone FPV Hizbullah
Prabowo: Indonesia Berada...
Prabowo: Indonesia Berada pada Persimpangan Sejarah, di Tengah Konflik Dunia
Penembakan di Pusat...
Penembakan di Pusat Kesejahteraan Remaja Jerman Tewaskan Setidaknya 6 Orang
Detik-Detik Truk yang...
Detik-Detik Truk yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun Tabrak Rombongan Biksu, 8 Tewas!
Rekomendasi
Tuchel Kritik FIFA,...
Tuchel Kritik FIFA, Timnas Inggris Dipaksa Lawan Meksiko dalam Kondisi Tak Menguntungkan
Elnusa Petrofin Salurkan...
Elnusa Petrofin Salurkan Perdana Biosolar B50 untuk Sektor Industri
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Bisa Prediksi hingga 3 Hari
Berita Terkini
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
Jenazah Ali Khamenei...
Jenazah Ali Khamenei Tiba di Masjid Agung Mosalla di Teheran
Tiru Adegan TV, Istri...
Tiru Adegan TV, Istri Isap Racun dari Tangan Suami yang Digigit Kobra, Malah Ikut Keracunan
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved