Mengapa Mesir Membangun Tembok Misterius di Perbatasan dengan Gaza?

Sabtu, 17 Februari 2024 - 17:54 WIB
loading...
A A A
Israel tahu bahwa mereka tidak boleh terlihat akan mengusir warga Palestina dari tanah mereka, namun hal ini tidak berarti bahwa hal ini akan mencegah orang-orang untuk meninggalkan tanah mereka jika mereka menginginkannya.

Israel tidak akan menghalangi jika Mesir bersedia menerima sekitar 100.000 pengungsi (seperti yang diperkirakan oleh beberapa perkiraan mengenai kapasitas tempat yang dibangun di Sinai, Mesir).

Para pejabat PBB sangat khawatir, khawatir akan terjadinya evakuasi massal. "Sepertinya menuju ke sana," kata seorang pejabat yang enggan disebutkan namanya kepada BBC.

5. Mencegah Bencana Kemanusiaan

Mengapa Mesir Membangun Tembok Misterius di Perbatasan dengan Gaza?

Foto/Reuters

Berbicara kepada kantor berita Reuters di Konferensi Keamanan Munich, Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi Filippo Grandi memperingatkan bahwa limpahan pengungsi dari Rafah ke Mesir akan menjadi "bencana bagi rakyat Palestina... bencana bagi Mesir dan bencana bagi Mesir", masa depan perdamaian".

Pengusiran ke Mesir – seperti yang akan dirasakan oleh setiap evakuasi melintasi perbatasan – menyentuh ketakutan terdalam warga Palestina.

Sekitar 80% populasi Jalur Gaza adalah keturunan pengungsi yang melarikan diri atau diusir dari desa mereka selama Perang Kemerdekaan Israel.

Meninggalkan Gaza, bagian terakhir dari rumah leluhur mereka, bagi banyak orang akan terasa seperti pengulangan apa yang oleh orang Palestina disebut sebagai “Naqba”, atau bencana tahun 1948.

Bahkan jika kamp pengungsi di seberang perbatasan digambarkan sebagai tempat penampungan sementara, rasa terkejut yang menyertai kepergian mereka dari Gaza kemungkinan besar akan sangat mendalam.

Dan meskipun Israel mungkin ingin menggambarkan hal ini sebagai tindakan sukarela – sebagai respons terhadap undangan Mesir – warga Palestina akan kesulitan untuk melihatnya sebagai tindakan selain pengusiran paksa, setelah lebih dari empat bulan serangan Israel di Jalur Gaza.

Kementerian Kesehatan di wilayah Palestina yang dikuasai Hamas melaporkan bahwa sedikitnya 28.775 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak, tewas akibat serangan Israel di Gaza.

Israel mengambil tindakan setelah kelompok bersenjata pimpinan Hamas membunuh sekitar 1.200 orang dan menyandera 253 orang dalam serangan mendadak di wilayahnya pada 7 Oktober.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Hamad bin Khalifa...
Siapa Hamad bin Khalifa Al Thani? Pemimpin yang Meningkatkan PDB Qatar hingga 24 Kali Lipat
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
Setelah Turki, Giliran...
Setelah Turki, Giliran Mesir Tolak Masuk Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Dunia Tak Lagi Takut...
Dunia Tak Lagi Takut Ancaman Gejolak Selat Hormuz imbas Perang AS-Iran, Apa Rahasianya?
Kebakaran Pabrik Sepatu...
Kebakaran Pabrik Sepatu di China Tewaskan Setidaknya 28 Orang
Trump Lapor ke Kongres...
Trump Lapor ke Kongres AS, Operasi Militer terhadap Iran Dimulai Lagi
Rekomendasi
LKPP 2025 Raih Opini...
LKPP 2025 Raih Opini WTP dengan Defisit Terkendali, Purbaya Selesaikan Temuan BPK
Harga Eceran Tertinggi...
Harga Eceran Tertinggi MinyaKita Berpotensi Naik, Begini Kata Mendag Budi
Kejagung Lelang 90 Unit...
Kejagung Lelang 90 Unit Apartemen di Jaksel Milik Terpidana Benny Tjokro
Berita Terkini
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved