Mengapa Mesir Membangun Tembok Misterius di Perbatasan dengan Gaza?

Sabtu, 17 Februari 2024 - 17:54 WIB
loading...
A A A
Melansir BBC, citra satelit terbaru, yang dirilis oleh Maxar Technologies, mungkin menunjukkan bahwa Mesir telah memutuskan untuk mengambil tindakan pencegahan sebagai akibat dari serangan yang akan datang.

Dalam salah satu gambar, tertanggal 15 Februari, sebagian besar lahan di dekat perbatasan Rafah ke Gaza tampaknya telah dibersihkan.

Pekerjaan tersebut tampaknya telah selesai dalam beberapa hari terakhir, seperti yang terlihat ketika membandingkan lanskap dengan gambar sebelumnya dari area yang sama dari lima hari yang lalu.

3. Menginventaris Rumah yang Rusak

Mengapa Mesir Membangun Tembok Misterius di Perbatasan dengan Gaza?

Foto/Reuters

Berbicara kepada jaringan berita Saudi Al Arabiya Al Hadath TV pada hari Kamis, gubernur provinsi Sinai Utara Mesir, Mohammed Shousha, mengatakan tujuan dari kegiatan di daerah tersebut adalah “untuk melakukan inventarisasi rumah-rumah” yang dihancurkan selama kampanye Mesir melawan gerilyawan Islam di masa lalu. Kelompok negara bagian di daerah tersebut.

Shousha menambahkan bahwa posisi Mesir adalah "tidak mengizinkan perpindahan paksa warga Gaza ke Mesir".

Namun citra satelit pada tanggal 15 Februari juga menunjukkan kendaraan konstruksi tersebar di sepanjang jalan di sebelah kawasan perbatasan yang telah dibersihkan, dan beberapa di antaranya tampak sedang membangun tembok besar.

Dari dekat di bawah, terlihat sebuah kendaraan di samping panel dinding yang tampak diletakkan di atas tanah siap untuk dipasang pada dinding.

Selain citra satelit, foto dan video area tersebut yang diambil dan dipublikasikan oleh anggota Yayasan Hak Asasi Manusia Sinai juga menunjukkan pekerjaan konstruksi sedang berlangsung.

4. Membangun Lokasi bagi 100.000 Pengungsi Palestina

Mengapa Mesir Membangun Tembok Misterius di Perbatasan dengan Gaza?

Foto/Reuters

Kelompok tersebut mengatakan dalam sebuah laporan awal pekan ini bahwa rekaman tersebut – yang belum diverifikasi oleh BBC – menunjukkan sebuah pagar dengan tembok setinggi tujuh meter sedang dibangun di daerah tersebut.

Laporan tersebut juga mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut yang mengatakan bahwa pembangunan sedang dilakukan dengan tujuan “menerima pengungsi dari Gaza jika terjadi eksodus massal penduduk Jalur Gaza”.

The Wall Street Journal mengkonfirmasi laporan tersebut dengan pejabat Mesir dan analis keamanan, menyatakan bahwa tempat yang sedang dibangun berukuran 8 mil persegi (20,7 km persegi) dan dapat menampung lebih dari 100.000 orang.

Berbicara kepada wartawan asing pada hari Kamis, Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant dengan tegas menyatakan mengenai masalah ini: “Negara Israel tidak mempunyai niat untuk mengevakuasi warga sipil Palestina ke Mesir.

“Kami menghormati dan menghargai perjanjian perdamaian kami dengan Mesir, yang merupakan landasan stabilitas di kawasan serta mitra penting.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Israel Terus Bombardir...
Israel Terus Bombardir Gaza, Mesir Marah Besar!
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Rekor! Polisi Australia...
Rekor! Polisi Australia Sita 3 Ton Kokain Senilai Rp10,2 Triliun
Rekomendasi
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Kajari Serdang Bedagai...
Kajari Serdang Bedagai Diamankan Kejagung, Diduga Tak Profesional
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
20 PTN dengan Peminat...
20 PTN dengan Peminat Terbanyak di SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved