Serangan Siber AS Kerjai Kapal Mata-mata Militer Iran
Jum'at, 16 Februari 2024 - 11:37 WIB
loading...
A
A
A
Salah satu pejabat AS yang mengetahui serangan siber Washington mengatakan operasi tersebut dilakukan terhadap kapal militer Iran bernama MV Behshad. Pejabat lainnya menolak mengungkapkan nama kapal tersebut.
Pihak Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih menolak berkomentar dan merujuk pertanyaan para jurnalis ke Departemen Pertahanan, yang juga menolak berkomentar.
Para pejabat AS biasanya tidak mengungkapkan operasi rahasia, termasuk serangan siber, dan belum merilis informasi secara terbuka mengenai operasi terhadap kapal mata-mata militer Iran.
Dalam wawancara dengan Lester Holt dari NBC pekan lalu, Duta Besar Iran untuk PBB Amir Saeid Iravani mengatakan Behshad berada di Laut Merah untuk memerangi aktivitas pembajakan dan tidak memberikan informasi intelijen kepada pasukan Houthi.
Sejak Januari, Behshad telah beroperasi di dekat pelabuhan Djibouti, dekat pangkalan militer China, menurut data pelacakan kapal.
Analis militer mengatakan ada kemungkinan Iran memilih untuk memindahkan kapal tersebut ke dekat pangkalan China untuk mencegah pasukan Angkatan Laut AS mencoba menyerang secara fisik atau menaiki kapal tersebut.
Pihak Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih menolak berkomentar dan merujuk pertanyaan para jurnalis ke Departemen Pertahanan, yang juga menolak berkomentar.
Para pejabat AS biasanya tidak mengungkapkan operasi rahasia, termasuk serangan siber, dan belum merilis informasi secara terbuka mengenai operasi terhadap kapal mata-mata militer Iran.
Dalam wawancara dengan Lester Holt dari NBC pekan lalu, Duta Besar Iran untuk PBB Amir Saeid Iravani mengatakan Behshad berada di Laut Merah untuk memerangi aktivitas pembajakan dan tidak memberikan informasi intelijen kepada pasukan Houthi.
Sejak Januari, Behshad telah beroperasi di dekat pelabuhan Djibouti, dekat pangkalan militer China, menurut data pelacakan kapal.
Analis militer mengatakan ada kemungkinan Iran memilih untuk memindahkan kapal tersebut ke dekat pangkalan China untuk mencegah pasukan Angkatan Laut AS mencoba menyerang secara fisik atau menaiki kapal tersebut.
Lihat Juga :