Israel Habisi Komandan Pasukan Khusus Hizbullah, Konflik Semakin Memanas
Jum'at, 16 Februari 2024 - 09:43 WIB
loading...
A
A
A
“Kami tidak memilih perang sebagai prioritas utama kami, namun kami tentu saja siap,” kata Hagari.
“Kami akan terus bertindak di mana pun Hizbullah hadir, kami akan terus bertindak di mana pun diperlukan di Timur Tengah. Lebanon berlaku bagi Suriah, dan juga berlaku bagi tempat-tempat lain yang lebih jauh.”
Hizbullah hampir setiap hari melancarkan serangan terhadap sasaran-sasaran Israel di perbatasan sejak sekutunya dari Palestina; Hamas, menyerbu Israel dari Gaza pada 7 Oktober, menewaskan 1.200 orang dan menculik ratusan orang.
Hizbullah mengatakan serangannya akan berhenti hanya jika Israel menghentikan serangannya di Jalur Gaza, di mana lebih dari 28.000 orang telah terbunuh, menurut otoritas kesehatan di Gaza.
Kedua belah pihak mengatakan mereka ingin menghindari konflik skala penuh, yang akan memaksa Israel berperang dua front melawan Hamas di selatan dan Hizbullah di utara.
“Kami akan terus bertindak di mana pun Hizbullah hadir, kami akan terus bertindak di mana pun diperlukan di Timur Tengah. Lebanon berlaku bagi Suriah, dan juga berlaku bagi tempat-tempat lain yang lebih jauh.”
Hizbullah hampir setiap hari melancarkan serangan terhadap sasaran-sasaran Israel di perbatasan sejak sekutunya dari Palestina; Hamas, menyerbu Israel dari Gaza pada 7 Oktober, menewaskan 1.200 orang dan menculik ratusan orang.
Hizbullah mengatakan serangannya akan berhenti hanya jika Israel menghentikan serangannya di Jalur Gaza, di mana lebih dari 28.000 orang telah terbunuh, menurut otoritas kesehatan di Gaza.
Kedua belah pihak mengatakan mereka ingin menghindari konflik skala penuh, yang akan memaksa Israel berperang dua front melawan Hamas di selatan dan Hizbullah di utara.
(mas)
Lihat Juga :