Estonia Tuding Rusia Telah Bersiap untuk Konfrontasi Militer dengan Barat, Apa Buktinya?
Rabu, 14 Februari 2024 - 14:52 WIB
loading...
A
A
A
Rosin menjelaskan serangan militer oleh Rusia “sangat tidak mungkin terjadi” dalam jangka pendek. "Sebagian karena Rusia harus mempertahankan pasukan di Ukraina, dan akan tetap tidak mungkin terjadi jika penumpukan pasukan Rusia diimbangi di Eropa," katanya.
“Jika kita tidak bersiap, kemungkinan (serangan militer Rusia) akan jauh lebih tinggi dibandingkan tanpa persiapan apa pun,” tambah Rosin.
Estonia dan negara-negara Baltik lainnya telah meningkatkan pengeluaran militer mereka hingga lebih dari 2% dari nilai perekonomian mereka setelah Rusia mencaplok Krimea pada tahun 2014, dan sekutu NATO telah meningkatkan kehadiran mereka di negara-negara tersebut.
Jerman berencana untuk memiliki 4.800 tentara siap tempur di wilayah tersebut pada tahun 2027, yang merupakan penempatan permanen pertama mereka di luar negeri sejak Perang Dunia Kedua, dan Rosin mengatakan NATO dan sekutunya bergerak ke arah yang benar untuk melawan ancaman Rusia.
Rosin tidak memperkirakan adanya terobosan Rusia di Ukraina sebelum pemilihan presiden pada bulan Maret, karena negara tersebut perlu memobilisasi lebih banyak pasukan secara signifikan untuk mencapai tujuan tersebut.
“Jika kita tidak bersiap, kemungkinan (serangan militer Rusia) akan jauh lebih tinggi dibandingkan tanpa persiapan apa pun,” tambah Rosin.
Estonia dan negara-negara Baltik lainnya telah meningkatkan pengeluaran militer mereka hingga lebih dari 2% dari nilai perekonomian mereka setelah Rusia mencaplok Krimea pada tahun 2014, dan sekutu NATO telah meningkatkan kehadiran mereka di negara-negara tersebut.
Jerman berencana untuk memiliki 4.800 tentara siap tempur di wilayah tersebut pada tahun 2027, yang merupakan penempatan permanen pertama mereka di luar negeri sejak Perang Dunia Kedua, dan Rosin mengatakan NATO dan sekutunya bergerak ke arah yang benar untuk melawan ancaman Rusia.
Rosin tidak memperkirakan adanya terobosan Rusia di Ukraina sebelum pemilihan presiden pada bulan Maret, karena negara tersebut perlu memobilisasi lebih banyak pasukan secara signifikan untuk mencapai tujuan tersebut.
Lihat Juga :