Jerman Kirim Kapal Perang ke Laut Merah untuk Berperang Melawan Houthi

Rabu, 14 Februari 2024 - 14:18 WIB
loading...
A A A
Kenapa Jerman ikut campur dalam Perang Laut Merah?

“Rute perdagangan laut bebas adalah basis industri kami dan kemampuan kami untuk mempertahankan diri,” kata Jan Christian Kaack.

“Situasi saat ini di Laut Merah telah menyebabkan kemacetan pasokan dan memaksa beberapa perusahaan menghentikan produksinya,” katanya, seraya menambahkan bahwa lebih dari 90% barang mencapai Eropa dan Jerman melalui laut.

Para pejabat mengatakan fregat tersebut sedang dalam perjalanan dengan membawa sekitar 240 staf, dengan tujuan agar kapal tersebut siap digunakan setelah Uni Eropa dan parlemen Jerman menyetujui mandat untuk misi tersebut.

Kantor pers Jerman DPA melaporkan, mengutip para diplomat, bahwa UE pada hari Kamis memutuskan untuk melanjutkan rencana misi militernya ke Laut Merah, Teluk Aden dan perairan sekitarnya.

Misi tersebut, yang dijuluki Operasi Aspides, dari bahasa Yunani yang berarti "perisai", direncanakan untuk mengerahkan kapal perang Eropa dan sistem peringatan dini lintas udara untuk melindungi kapal kargo, menurut DPA.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Sebut AS Penjaga Selat...
Sebut AS Penjaga Selat Hormuz, Trump Tuntut Tarif Rp 480 Miliar per Kapal Supertanker
Langka! Matahari Tepat...
Langka! Matahari Tepat di Atas Ka'bah Hari Ini
Rekomendasi
Zahara, Putri Angelina...
Zahara, Putri Angelina Jolie dan Brad Pitt Ajukan Penghapusan Nama Belakang sang Ayah
BCA Perkuat Platform...
BCA Perkuat Platform Digital, Transaksi Nasabah Melalui Kanal Digital Tembus 99,8%
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan SPBU di Medan Beroperasi Normal
Berita Terkini
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved