Siapakah Naji al-Ali? Pencipta Handala yang Menginspirasi Pejuang Palestina, tapi Ditembak Orang Tak Dikenal

Rabu, 07 Februari 2024 - 18:35 WIB
loading...
A A A
Ia kemudian bekerja sebagai jurnalis di beberapa surat kabar, termasuk Al-Safir di Lebanon dan Al-Tali'a dan Al-Siyasa di Kuwait.

Karya kartunis tersebut dengan cepat dikenal, dan dari tahun 1963 hingga pembunuhannya, karya seninya ditampilkan di surat kabar di seluruh Timur Tengah.

4. Menciptakan Handala sebagai Bentuk Simbol Perlawanan

Melansir egyptianstreets, karya Al-Ali yang paling terkenal adalah Handala, seorang anak pengungsi yang selalu muncul dengan punggung menghadap dan tangan terkepal. Anak-anak dalam gambarnya bertelanjang kaki, seperti kebanyakan anak-anak di kamp pengungsi, dan tangan di belakang punggung merupakan simbol penolakan – protes terhadap keterlibatan dunia dalam pendudukan Palestina.

“Karakter Handala adalah semacam ikon yang melindungi jiwa saya dari kejatuhan setiap kali saya merasa lesu atau mengabaikan tugas saya,” kata al-Ali kepada novelis Mesir Radwa Ashour dalam percakapan di bukunya, A Child in Palestine: The Cartoons dari Naji al-Ali (2009).

“Anak itu bagaikan percikan air tawar di keningku, yang menarik perhatianku dan menjagaku dari kesalahan dan kehilangan.”

5. Selalu Menunjuk ke Arah Palestina

Siapakah Naji al-Ali? Pencipta Handala yang Menginspirasi Pejuang Palestina, tapi Ditembak Orang Tak Dikenal

Foto/Wikimedia

Melansir egyptianstreets, Handala adalah anak panah kompas, yang terus menunjuk ke arah Palestina, tidak hanya secara geografis, namun juga Palestina dalam arti kemanusiaannya – simbol dari tujuan yang adil, baik itu terletak di Mesir, Vietnam, atau Afrika Selatan.

“Anak Handala adalah tanda tangan saya, semua orang bertanya tentang dia kemanapun saya pergi. Saya melahirkan anak ini di Teluk dan saya mempersembahkannya kepada masyarakat. Namanya Handala dan dia telah berjanji kepada masyarakat bahwa dia akan tetap setia pada dirinya sendiri,” kata al-Ali.

6. Handala Adalah Al-Ali

Dalam visi kartunis tersebut, Handala adalah seorang anak laki-laki berusia 10 tahun — usia yang sama dengan al-Ali ketika dia diusir dari Palestina — dan akan selamanya tetap berusia 10 tahun, tidak pernah tumbuh dewasa sampai dia dapat kembali ke tanah air asalnya. . Al-Ali tidak pernah kembali, dan Handala tetap menjadi simbol perlawanan Palestina.

“Saya menggambarnya sebagai seorang anak yang tidak cantik; rambutnya seperti bulu landak yang menggunakan durinya sebagai senjata,” kata al-Ali seraya menambahkan bahwa “Handala bukanlah anak yang gemuk, bahagia, santai, atau manja, dia bertelanjang kaki seperti anak-anak kamp pengungsi, dan dia adalah 'ikon' yang melindungi saya dari melakukan kesalahan. Meskipun dia kasar, dia berbau amber.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Pulau Antartika Australia...
Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!
Rekomendasi
Perkenalkan Budaya Aceh,...
Perkenalkan Budaya Aceh, Peserta Audisi Miss Indonesia 2026 Tampil dengan Tari Ratoh Jaroe
Turki Catat 62 Tendangan...
Turki Catat 62 Tendangan Tanpa Gol dalam 180 Menit di Piala Dunia 2026
Boni Hargens Minta Hilangkan...
Boni Hargens Minta Hilangkan Prasangka Buruk terhadap Polri
Berita Terkini
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Infografis
Orang yang Mengerjakan...
Orang yang Mengerjakan Salat Tapi Celaka Menurut Al-Qur'an
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved