6 Kehebatan Pesawat Pembom B1-B yang Mengaum Lagi saat Agresi AS di Irak dan Suriah

Senin, 05 Februari 2024 - 20:20 WIB
loading...
A A A
Beberapa platform B-1B berpartisipasi dalam serangan tersebut. Fasilitas yang diserang termasuk pusat operasi komando dan kontrol, pusat intelijen, roket, rudal, penyimpanan kendaraan udara tak berawak, dan fasilitas rantai pasokan logistik dan amunisi kelompok milisi dan sponsor IRGC mereka, yang memfasilitasi serangan terhadap pasukan AS dan koalisi.

Baca Juga: 5 Strategi AS dalam Serangan Balas Dendam ke Irak dan Suriah, Salah Satunya Pendekatan Goldilocks

2. Pernah Jadi Pesawat Serangan Nuklir di Perang Dingin

6 Kehebatan Pesawat Pembom B1-B yang Mengaum Lagi saat Agresi AS di Irak dan Suriah

Foto/Reuters

Melansir eurasiantimes, B-1B dimulai sebagai pesawat serang nuklir di era Perang Dingin. Pesawat ini bisa menembus wilayah udara Soviet di ketinggian rendah dan mengirimkan muatan nuklir. Namun, setelah runtuhnya Uni Soviet, kemampuan nuklir pesawat ini dicabut setelah jatuhnya Uni Soviet dan persenjataannya termasuk bom berpemandu GPS.

'Bone' kemudian digunakan sebagai pembom ketinggian untuk memukul Taliban, pemberontak Irak, dan ISIS. Daya tahan mereka memungkinkan mereka memberikan dukungan udara bagi pasukan.

3. Akan Dipensiunkan pada 2030-an

Melansir eurasiantimes, USAF bermaksud untuk memensiunkan Lancers pada tahun 2030-an. Mereka akan terus menjadi kekuatan di balik serangan militer Amerika sampai mereka digantikan oleh pembom siluman B-21 yang baru.

Bone memulai debutnya di Irak selama Operasi Desert Fox pada tahun 1998. Pembom sayap ayun ini merupakan sebuah keajaiban teknologi pada saat itu, mampu membawa persenjataan lebih dari dua bus sekolah, lebih cepat dari kecepatan suara, dan hanya menempati kurang dari satu persen wilayah Irak. ruang di radar musuh dibandingkan dengan B-52 Stratofortress.

Armada tersebut adalah bagian dari aksi pembuka perang udara pimpinan Amerika pada bulan Oktober 2001 di Afghanistan. Lima B-1 terbang keluar dari pangkalan udara militer Diego Garcia di Samudera Hindia bersama dengan 10 B-52 dan dua pembom siluman B-2 dan menggempur tempat persembunyian Taliban. Peran penting pesawat tersebut dalam menghancurkan rezim Taliban menyelamatkannya dari pemotongan.

4. Mampu Mengangkut Puluhan Ton Bom

6 Kehebatan Pesawat Pembom B1-B yang Mengaum Lagi saat Agresi AS di Irak dan Suriah

Foto/Reuters

Meskipun USAF tidak dapat menggunakan Bone untuk peran aslinya dalam melakukan serangan penetrasi di ketinggian rendah dalam menghadapi pertahanan udara modern, namun kemampuannya untuk membawa muatan berat (hingga 25 ton di sayapnya atau 37,5 ton di tiga teluk internalnya) secara melintang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Viral, Ribuan Warga...
Viral, Ribuan Warga Malaysia Antre 2 Km di Bawah Terik Matahari untuk Melamar Kerja
Rekomendasi
Pemprov DKI Gratiskan...
Pemprov DKI Gratiskan Transportasi, Tempat Wisata, hingga Museum pada 22, 27, dan 28 Juni
Bukan Sekadar Healing,...
Bukan Sekadar Healing, Ini Tren Wisata Psikologis yang Sedang Berkembang di Indonesia
Harga BBM Naik 37%,...
Harga BBM Naik 37%, Saatnya Percepat Adopsi Kendaraan Listrik
Berita Terkini
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved