Duterte Mengaku Siap Jadi Relawan Vaksin Covid-19 Buatan Rusia
Rabu, 12 Agustus 2020 - 15:53 WIB
loading...
Presiden Filipina Rodrigo Duterte memuji upaya Rusia untuk mengembangkan vaksin Covid-19 dan menyatakan bersedia berpartisipasi dalam uji coba vaksin itu. Foto/REUTERS
A
A
A
MANILA - Presiden Filipina Rodrigo Duterte memuji upaya Rusia untuk mengembangkan vaksin Covid-19 . Dia kemudian menyatakan bersedia berpartisipasi dalam uji coba, karena dia menyambut tawaran pasokan dari Moskow yang dia perkirakan akan datang secara gratis.
Rusia menjadi negara pertama di dunia yang memberikan persetujuan regulasi untuk vaksin Covid-19, membuka jalan untuk inokulasi domestik massal bahkan saat tahap akhir uji klinis berlanjut. ( Baca juga: Bio Farma Klaim Halal Vaksin Sinovach Walau Belum Diuji MUI )
Rusia telah menawarkan untuk memasok atau memproduksi bersama vaksin di Filipina, yang mengatakan siap bekerja dengan Moskow dalam uji coba, pasokan dan produksi.
"Saya akan memberi tahu Presiden (Vladimir) Putin bahwa saya sangat percaya pada studi Anda dalam memerangi Covid-19 dan saya percaya bahwa vaksin yang Anda hasilkan sangat baik untuk kemanusiaan," kata Duterte, seperti dilansir Reuters pada Rabu (12/8/2020).
Untuk menghilangkan ketakutan publik, Duterte menawarkan diri menjadi kelinci percobaan vaksin tersebut. "Saya bisa menjadi orang pertama yang bisa dijadikan subjek uji coba," ungkapnya. ( Baca juga: Rusia Kebanjiran Pesanan Vaksin Covid-19 )
Sebelumnya pada bulan Juli, Duterte mengajukan permohonan kepada China untuk menjadikan Filipina sebagai prioritas jika mengembangkan vaksin, di tengah kekhawatiran di negara-negara berkembang tentang ketersediaan vaksin.
Rusia menjadi negara pertama di dunia yang memberikan persetujuan regulasi untuk vaksin Covid-19, membuka jalan untuk inokulasi domestik massal bahkan saat tahap akhir uji klinis berlanjut. ( Baca juga: Bio Farma Klaim Halal Vaksin Sinovach Walau Belum Diuji MUI )
Rusia telah menawarkan untuk memasok atau memproduksi bersama vaksin di Filipina, yang mengatakan siap bekerja dengan Moskow dalam uji coba, pasokan dan produksi.
"Saya akan memberi tahu Presiden (Vladimir) Putin bahwa saya sangat percaya pada studi Anda dalam memerangi Covid-19 dan saya percaya bahwa vaksin yang Anda hasilkan sangat baik untuk kemanusiaan," kata Duterte, seperti dilansir Reuters pada Rabu (12/8/2020).
Untuk menghilangkan ketakutan publik, Duterte menawarkan diri menjadi kelinci percobaan vaksin tersebut. "Saya bisa menjadi orang pertama yang bisa dijadikan subjek uji coba," ungkapnya. ( Baca juga: Rusia Kebanjiran Pesanan Vaksin Covid-19 )
Sebelumnya pada bulan Juli, Duterte mengajukan permohonan kepada China untuk menjadikan Filipina sebagai prioritas jika mengembangkan vaksin, di tengah kekhawatiran di negara-negara berkembang tentang ketersediaan vaksin.
(esn)
Lihat Juga :