Mengapa Presiden AS Joe Biden Disebut Penjahat Perang?

Minggu, 28 Januari 2024 - 20:20 WIB
loading...
A A A
Minggu ini, pemerintahan Biden juga menangguhkan pendanaan untuk badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) berdasarkan tuduhan Israel yang belum dikonfirmasi bahwa beberapa pekerja UNRWA berpartisipasi dalam serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober.

Osama Siblani, penerbit Arab American News yang berbasis di Dearborn, bertemu dengan Chavez Rodriguez minggu ini untuk menyampaikan pesan pedas ke wajahnya, katanya.

“Biden memberi tahu Israel, 'Ini uangnya; ini amunisinya; inilah kekuatan politiknya; ini apa yang kamu butuhkan, pergi dan bunuh.’ Itu adalah penjahat perang. Begitulah cara kami melihatnya,” kata Siblani kepada manajer kampanye.

Dia menambahkan bahwa dia telah menerima lusinan panggilan telepon yang mendesaknya untuk membatalkan pertemuan tersebut tetapi dia merasa perlu untuk menghadapi tim kampanye Biden.

“Saya mengatakan kepadanya bahwa saya ingin bertemu dengan Anda, namun saya ingin menyampaikan pesan yang sangat kuat: Jika orang ini menginginkan suara kita, dia harus melakukan lebih dari Yesus Kristus – menghidupkan kembali lebih banyak orang mati. Darah ribuan orang ada di tangannya,” kata Siblani kepada Al Jazeera.

Selain krisis di Gaza, Siblani mengatakan Biden belum memenuhi janjinya yang lebih luas kepada komunitas Arab.

5. Belum Membuka Konsulat AS di Yerusalem bagi Warga Palestina

Mengapa Presiden AS Joe Biden Disebut Penjahat Perang?

Foto/Reuters

Dalam platformnya pada tahun 2020, presiden AS mengatakan dia akan membuka kembali konsulat warga Palestina di Yerusalem. Itu belum terjadi.

Ia juga berjanji akan melindungi kebebasan berpendapat meski ia menentang gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS). Namun pemerintahannya tidak berbuat banyak untuk mengatasi tindakan keras di tingkat negara terhadap para pendukung hak-hak Palestina.

Siblani mengatakan Arab-Amerika juga dijanjikan kursi di meja perundingan, namun sebagian besar mereka dikesampingkan oleh pemerintah. “Inilah sebabnya orang-orang marah. Mereka marah karena dia tidak menghargai suara kami. Dia bahkan tidak peduli. Dia masih tidak peduli.”

Aiyash, yang merupakan salah satu pejabat tertinggi Arab dan Muslim di negara tersebut, mengatakan baik Gedung Putih maupun Partai Demokrat belum menghubunginya untuk meminta masukan sejak perang dimulai.

Anggota parlemen tersebut mengatakan bahwa pengabaian Gedung Putih terhadap mereka yang menyerukan gencatan senjata di Gaza adalah “tidak bijaksana” dan “tidak sopan”.

“Ini mengejutkan saya – mengingat betapa pentingnya Michigan, dan seberapa besar upaya yang dilakukan komunitas Arab dan Muslim pada tahun 2020, untuk menjamin kemenangan Presiden Biden,” kata Aiyash kepada Al Jazeera.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Baru Diangkat, Panglima...
Baru Diangkat, Panglima Militer Baru Hamas Tewas Diserang Israel
Siapa Yasser Abbas?...
Siapa Yasser Abbas? Putra Presiden Palestina yang Diprediksi Meneruskan Kepemimpinan Ayahnya
Adara Ajak Masyarakat...
Adara Ajak Masyarakat Berkarya untuk Al-Aqsa dan Palestina melalui Art & Craft for Palestine
Pentagon Rilis Lebih...
Pentagon Rilis Lebih Banyak Dokumen Terkait UFO, di Antaranya Laporan Militer
Ken Bates Mantan Bos...
Ken Bates Mantan Bos Chelsea Meninggal di Usia 94 Tahun, Pernah Beli The Blues Seharga 1 Pound Sterling
Rekomendasi
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Seluruh SPBU Jual B50 Mulai Oktober 2026
JPO Tendean yang Ditabrak...
JPO Tendean yang Ditabrak Truk Belum Dievakuasi, Polisi Tunggu Pengerahan Alat Berat
Dakwaan dr Tifa dan...
Dakwaan dr Tifa dan Batas Negara Memidanakan Pendapat di Dialog Televisi
Berita Terkini
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved