Sepertiga Gen Z di AS Mengaku LGBTQ, Akankah Paman Sam Kehilangan Status Superpower?

Sabtu, 27 Januari 2024 - 15:55 WIB
loading...
A A A
Di antara Generasi X, jumlah kaum gay dan lesbian sebenarnya melebihi jumlah biseksual (3% vs 2%) di antara 7% dari total kelompok umur yang menyatakan bahwa mereka bukan heteroseksual. Bahkan lebih sedikit lagi generasi Baby Boomer (4%) dan anggota Silent Generation (3%) yang mengatakan bahwa mereka adalah LGBTQ.

Generasi Z juga memiliki ras yang lebih beragam dibandingkan kelompok usia lainnya yang disurvei. Hanya 52% orang dewasa – dan hanya 50% remaja – yang menggambarkan diri mereka berkulit putih, dibandingkan dengan 62% dari total populasi Amerika.

Selain itu, mereka cenderung tidak mengidentifikasi diri secara politis sebagai anggota Partai Republik dan lebih cenderung mengidentifikasi diri sebagai liberal. Survei tersebut bahkan menunjukkan bahwa terdapat lebih banyak generasi Z LGBTQ dibandingkan generasi Z dari Partai Republik, yang hanya berjumlah 21% dari kelompok umur dibandingkan dengan 27% dari total populasi.

PRRI tidak berspekulasi mengenai kemungkinan penyebab tren ini, yang menyertai liberalisasi sikap terhadap homoseksualitas dalam masyarakat Amerika. Meskipun terjadi perubahan ini, 20% generasi Z dewasa mengatakan mereka pernah mengalami permusuhan atau diskriminasi karena orientasi seksual mereka.

Tindakan homoseksual tidak lagi menjadi kejahatan federal di AS setelah keputusan Mahkamah Agung Lawrence v. Texas pada tahun 2003, meskipun banyak negara bagian telah menghapus undang-undang sodomi mereka saat ini. Keputusan Obergefell v. Hodges tahun 2014 melegalkan pernikahan sesama jenis, yang telah ilegal di seluruh AS sejak tahun 1996.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Trump Lontarkan Klaim...
Trump Lontarkan Klaim Mengejutkan: 90% Mojtaba Khamenei Telah Tewas
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Breaking News!AS Kembali...
Breaking News!AS Kembali Bombardir Iran Besar-besaran, Tentara dan Warga Tewas
Trump Sebut AS Akan...
Trump Sebut AS Akan Ambil Alih Selat Hormuz, Bakal Pungut Bayaran
Rekomendasi
Harga Eceran Tertinggi...
Harga Eceran Tertinggi MinyaKita Berpotensi Naik, Begini Kata Mendag Budi
LKPP 2025 Raih Opini...
LKPP 2025 Raih Opini WTP dengan Defisit Terkendali, Purbaya Selesaikan Temuan BPK
Kejagung Lelang 90 Unit...
Kejagung Lelang 90 Unit Apartemen di Jaksel Milik Terpidana Benny Tjokro
Berita Terkini
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved