Kronologi AS dan Inggris Bombardir Houthi Yaman dari Laut dan Udara

Selasa, 23 Januari 2024 - 10:07 WIB
loading...
Kronologi AS dan Inggris...
Amerika Serikat dan Inggris kembali bombardir basis-basis Houthi di Yaman, beberapa saat setelah kelompok itu mengeklaim berhasil menyerang kapal kargo militer AS di Teluk Aden. Foto/CENTCOM
A A A
SANAA - Amerika Serikat (AS) dan Inggris kembali membombardir basis-basis kelompok Houthi di Yaman pada Senin malam. Serangan besar-besaran ini diluncurkan dari laut dan udara, termasuk dengan rudal Tomahawk.

Ini adalah serangan besar-besaran kedua oleh dua negara NATO itu terhadap kelompok milisi Yaman sejak 11 Januari.

Kronologi AS-Inggris Bombardir Basis Houthi Yaman


1. Kelompok Houthi pada Senin petang mengeklaim berhasil menyerang kapal kargo militer AS Ocean Jazz di Teluk Aden. Namun militer Amerika membantah klaim tersebut dan menyatakan kapal itu masih berlayar.

2. Tak lama setelah klaim Houthi muncul, beberapa kapal perang dan kapal selam (USS Mason, USS Philippine Sea, dan USS Gravely) menembakkan sejumlah rudal Tomahawk dari Laut Merah ke basis-basis kelompok Houthi, termasuk gudang senjata bawah tanah.

Baca Juga: Lagi, AS dan Inggris Bombardir Houthi Yaman dengan Rudal Tomahawk

3. Secara bersamaan, jet-jet tempur F-18 melesat dari kapal induk USS Dwight D Eisenhower, yang kemudian membombardir basis-basis Houthi dari udara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Dilema Sistem Petisi...
Dilema Sistem Petisi China: Antara Stabilitas Nasional dan Suara Warga
Iran Gempur Pangkalan...
Iran Gempur Pangkalan AS di Yordania, Klaim Hancurkan Banyak Jet Tempur 
Rekomendasi
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved