5 Kontroversi Pembangunan Ibu Kota Baru Mesir di Gurun Pasir
Senin, 22 Januari 2024 - 19:04 WIB
loading...
A
A
A
Mesir sedang menghadapi krisis ekonomi yang semakin parah. Mata uangnya telah kehilangan separuh nilainya terhadap dolar selama beberapa tahunterakhir, menyebabkan inflasi mencapai level tertinggi dalam lima tahun.
Melansir The New Arab, Bank Dunia mencatat sekitar 60 persen warga Mesir hidup dalam kemiskinan atau mendekati garis kemiskinan.
Kemudian, laporan resmi menyatakan persentase penduduk Mesir yang hidup di bawah garis kemiskinan meningkat dari 25,2% pada tahun 2010 menjadi 32,5% pada tahun 2019. Namun, dalam bidang pendidikan dan layanan kesehatan, Mesir naik tujuh posisi ke peringkat 122 dari 137 pada tahun 2019, menurut Indeks Kualitas Pendidikan Davos, dan memasuki Indeks Kualitas dan Ketersediaan Layanan Kesehatan Deutsche Bank untuk pertama kalinya pada tahun 2019.
![5 Kontroversi Pembangunan Ibu Kota Baru Mesir di Gurun Pasir]()
Foto/Reuters
Pada 2019 silam, Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi menghadapi kontroversi besar setelah seorang aktor yang mengasingkan diri menuduh pemerintah membuang-buang jutaan dolar dan sumber daya dengan membangun hotel kelas atas dan istana kepresidenan di ibu kota administratif baru bahkan ketika negara tersebut berjuang melawan kemiskinan, memburuknya pendidikan dan kesehatan.
Mohamed Ali, seorang aktor dan pengusaha Mesir yang tinggal di Spanyol dan dituduh oleh beberapa pengacara dan politisi Mesir didukung oleh badan intelijen Qatar dan Turki, melontarkan tuduhan tersebut dalam serangkaian video di mana ia mendesak masyarakat Mesir untuk memprotes pemerintahan Sisi.
Namun, Sisi membela diri. “Ya, kami telah membangun istana dan akan membangun lebih banyak lagi tetapi tidak untuk saya sendiri. Saya sedang berupaya membangun Mesir yang baru,” kata Sisi. Banyak yang melihat hal ini sebagai pengakuan korupsi dan menyamakan Sisi dengan mantan Presiden Hosni Mubarak.
Melansir The New Arab, Bank Dunia mencatat sekitar 60 persen warga Mesir hidup dalam kemiskinan atau mendekati garis kemiskinan.
Kemudian, laporan resmi menyatakan persentase penduduk Mesir yang hidup di bawah garis kemiskinan meningkat dari 25,2% pada tahun 2010 menjadi 32,5% pada tahun 2019. Namun, dalam bidang pendidikan dan layanan kesehatan, Mesir naik tujuh posisi ke peringkat 122 dari 137 pada tahun 2019, menurut Indeks Kualitas Pendidikan Davos, dan memasuki Indeks Kualitas dan Ketersediaan Layanan Kesehatan Deutsche Bank untuk pertama kalinya pada tahun 2019.
5. Diwarnai Skandal Korupsi

Foto/Reuters
Pada 2019 silam, Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi menghadapi kontroversi besar setelah seorang aktor yang mengasingkan diri menuduh pemerintah membuang-buang jutaan dolar dan sumber daya dengan membangun hotel kelas atas dan istana kepresidenan di ibu kota administratif baru bahkan ketika negara tersebut berjuang melawan kemiskinan, memburuknya pendidikan dan kesehatan.
Mohamed Ali, seorang aktor dan pengusaha Mesir yang tinggal di Spanyol dan dituduh oleh beberapa pengacara dan politisi Mesir didukung oleh badan intelijen Qatar dan Turki, melontarkan tuduhan tersebut dalam serangkaian video di mana ia mendesak masyarakat Mesir untuk memprotes pemerintahan Sisi.
Namun, Sisi membela diri. “Ya, kami telah membangun istana dan akan membangun lebih banyak lagi tetapi tidak untuk saya sendiri. Saya sedang berupaya membangun Mesir yang baru,” kata Sisi. Banyak yang melihat hal ini sebagai pengakuan korupsi dan menyamakan Sisi dengan mantan Presiden Hosni Mubarak.
(ahm)
Lihat Juga :