Prasyarat Ukraina untuk Berunding: Rusia Harus Kalah Perang dan Serahkan Senjata Nuklir

Minggu, 21 Januari 2024 - 11:56 WIB
loading...
Prasyarat Ukraina untuk...
Ukraina menetapkan prasyarat kondisi untuk bisa berunding dengan Rusia, yakni Moskow harus kalah perang dan menyerahkan senjata nuklirnya. Foto/REUTERS
A A A
KYIV - Ukraina menetapkan prasyarat kondisi untuk bersedia berunding dengan Rusia. Prasyarat tersebut adalah Moskow harus mengalami kekalahan taktis di medan perang, mengalami pemberontakan internal, dan menyerahkan senjata nuklirnya.

Itu disampaikan Mykhailo Podolyak, penasihat kepala Kantor Kepresidenan Ukraina.

Menurut Podolyak, Rusia hanya siap bernegosiasi berdasarkan posisi mengultimatum dan mengupayakan kehancuran total Ukraina.

Pejabat pemerintah Presiden Volodymyr Zelensky itu percaya bahwa kecuali Rusia mengalami kekalahan taktis yang signifikan di medan perang, Rusia akan menggunakan gencatan senjata apa pun untuk mempersiapkan tahap perang berikutnya.

Baca Juga: Jerman Siap Hadapi Perang Dunia III Rusia-NATO, Ini Respons Kremlin

"Jika negosiasi dimulai pada saat Rusia mengalami kekalahan taktis tertentu, proses yang disebutkan oleh Danilov [Oleksiy Danilov, Sekretaris Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina] terjadi, dan kita melihat ketegangan sosial tertentu, jika terjadi kerusuhan internal tertentu—maka ya, tentu saja, negosiasi dapat dilakukan," katanya, seperti dikutip Ukrayinska Pravda, Minggu (21/1/2024).

"Dan pada saat yang sama, untuk mengatakan bahwa perundingan mungkin dilakukan dan Rusia harus secara sukarela menyerahkan senjata nuklirnya. Hal serupa hanya mungkin terjadi ketika Rusia menderita kekalahan global," paparnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Gempa M6,0 Guncang Pantai...
Gempa M6,0 Guncang Pantai Barat Meksiko
Pilu! Induk Gajah Tolak...
Pilu! Induk Gajah Tolak Tinggalkan Anaknya yang Mati Ditabrak Mobil di Jalanan
Rekomendasi
Bikin Omzet Naik, Sandi...
Bikin Omzet Naik, Sandi Uno Sebut Inkubasi Berhasil Naikan Kelas UMKM
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun Tanggul 1,48 Kilometer di Kali Grogol Kemanggisan
Anggota Satresnarkoba...
Anggota Satresnarkoba Polres Katingan Kalteng Gugur Ditembak saat Gerebek Bandar Narkoba
Berita Terkini
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
130 Orang Ditangkap...
130 Orang Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Para Pejabat Berbagai Kementerian
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved