4 Negara yang Sedang Perang Proksi Lawan Iran dan 5 Titik Konflik

Jum'at, 19 Januari 2024 - 18:15 WIB
loading...
4 Negara yang Sedang...
Pejuang Houthi berpawai di Sanaa, Yaman, pada 21 September 2021. Foto/REUTERS
A A A
TEHERAN - Perang proxy (proksi) adalah perang yang melibatkan dua pihak atau lebih, tetapi tidak secara langsung bertarung satu sama lain.

Sebaliknya, mereka menggunakan pihak ketiga, seperti kelompok bersenjata atau milisi, untuk berperang atas nama kepentingan mereka.

Perang Proksi


Iran telah terlibat dalam beberapa perang proksi dengan berbagai negara di Timur Tengah. Berikut adalah daftar negara yang terlibat perang proksi dengan Iran:

1. Arab Saudi


Arab Saudi adalah musuh bebuyutan Iran di Timur Tengah. Kedua negara memiliki kepentingan yang saling bertentangan di wilayah tersebut, termasuk persaingan untuk pengaruh atas negara-negara Arab.

Arab Saudi telah mendukung berbagai kelompok bersenjata yang memerangi Iran, termasuk kelompok Houthi di Yaman, dan kelompok pemberontak Sunni di Suriah.

Namun hubungan Arab Saudi dan Iran membaik setelah kedua negara menjalin kesepakatan normalisasi hubungan yang dimediasi China.

Kesepakatan itu telah meredam sejumlah perang proksi antara Arab Saudi dan Iran saat ini.

Meski demikian, tidak tertutup kemungkinan perang proksi masih berlanjut antara kedua negara dengan intensitas yang lebih rendah.

2. Israel


Iran dan Israel juga memiliki hubungan yang tegang. Iran telah mengancam Israel dengan kekuatan militer, dan Israel telah melancarkan serangan udara terhadap fasilitas nuklir Iran.

Teheran juga diduga telah mendukung kelompok-kelompok bersenjata Palestina yang memerangi Israel, termasuk Hamas dan Jihad Islam.

3. Amerika Serikat


Amerika Serikat (AS) juga telah terlibat dalam perang proksi dengan Iran. Amerika Serikat mendukung Arab Saudi dan Israel dalam konflik mereka dengan Iran.

Amerika Serikat juga telah melancarkan serangan udara terhadap pasukan Iran di Suriah dan Irak.

Baku tembak langsung antara pasukan AS dan pejuang yang didukung Iran sering terjadi di Suriah dan Irak.

Meski demikian, AS dan Iran tak pernah mendeklarasikan perang secara terbuka. Konflik yang terjadi baru melibatkan kelompok-kelompok yang mereka dukung.

4. Pakistan


Pakistan dan Iran memiliki hubungan yang kompleks. Kedua negara memiliki hubungan perdagangan yang cukup baik, tetapi juga bersaing untuk pengaruh di kawasan Asia Selatan.

Pakistan mendukung kelompok-kelompok bersenjata yang melawan Iran di Afghanistan, dan Iran mendukung kelompok-kelompok bersenjata yang melawan Pakistan di Balochistan.

Pada tanggal 17 Januari 2024, Iran melancarkan serangan rudal ke Pakistan, yang menewaskan tujuh orang. Serangan ini merupakan eskalasi baru dalam ketegangan antara kedua negara.

Pakistan kemudian membalas serangan itu dengan menggempur wilayah Iran. Ketegangan kini meningkat antara kedua pihak.

Selain negara-negara tersebut, Iran juga telah terlibat dalam perang proksi dengan negara-negara lain di Timur Tengah, seperti Qatar, Turki, dan Uni Emirat Arab dengan intensitas lebih rendah.

Titik Konflik Perang Proksi


Sejumlah negara menjadi lokasi terjadinya perang proksi antara Iran dan musuh-musuh. Berikut ini negara-negara yang menjadi titik konflik tersebut.

1. Irak


Irak adalah negara yang kompleks dengan berbagai kepentingan yang saling bertentangan. Iran memiliki pengaruh yang kuat di Irak, dan telah mendukung kelompok-kelompok bersenjata yang memerangi Amerika Serikat dan sekutunya.

Amerika Serikat dan sekutunya telah mendukung kelompok-kelompok bersenjata yang menentang pengaruh Iran di Irak.

2. Suriah


Suriah telah menjadi medan perang proxy antara Iran dan Amerika Serikat. Iran telah mendukung pemerintah Suriah dalam perang saudara yang telah berlangsung selama lebih dari satu dekade.

Amerika Serikat dan sekutunya telah mendukung kelompok-kelompok pemberontak yang melawan pemerintah Suriah.

3. Lebanon


Hizbullah, kelompok bersenjata yang beraliran Syiah, adalah kekuatan politik dan militer yang kuat di Lebanon.

Hizbullah didukung Iran, dan telah terlibat dalam konflik dengan Israel. Israel telah melancarkan serangan udara terhadap fasilitas Hezbollah di Lebanon dalam konflik terbaru.

4. Yaman


Perang saudara di Yaman telah menjadi perang proksi antara Iran dan Arab Saudi. Iran telah mendukung Houthi, kelompok pemberontak yang menguasai sebagian besar wilayah Yaman.

Arab Saudi dan sekutunya telah mendukung pemerintah Yaman yang didukung PBB.

Meski demikian, perang proksi antara Iran dan Saudi di Yaman relatif telah mereda setelah kesepakatan normalisasi hubungan kedua negara.

Kini Yaman sedang terlibat ketegangan dengan Israel, Amerika Serikat dan negara-negara Barat terkait penghadangan kapal-kapal terkait Zionis dan Barat di Laut Merah.

5. Palestina


Wilayah Palestina menjadi salah satu titik konflik dalam perang proksi antara Iran dan Israel. Sejumlah kelompok pejuang yang didukung Iran, memerangi Israel di Jalur Gaza dan Tepi Barat.

Israel menuduh Iran mendukung pejuang Hamas, Jihad Islam dan lainnya di wilayah Palestina. Dalam perang terbaru di Jalur Gaza, Israel kembali memperkuat tuduhan tersebut.

Tuduhan itu disangkal Iran. Teheran menegaskan, Hamas dan pejuang Palestina memiliki keputusan sendiri dalam perang melawan rezim kolonial Israel.

Baca juga: Perdana Menteri Israel Netanyahu: Kami Sedang Menyerang Iran!
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Wapres JD Vance: Israel...
Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS
Rekomendasi
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Perang Berdarah SUV...
Perang Berdarah SUV Listrik: Leapmotor B10 Masuk di Bawah Rp 500 Juta, Siapa Terjungkal?
Berita Terkini
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved