Presiden Israel Sebut Normalisasi dengan Arab Saudi Jadi Kunci untuk Akhiri Perang
Jum'at, 19 Januari 2024 - 06:53 WIB
loading...
A
A
A
Pembicaraan damai yang disponsori Amerika Serikat (AS) antara Palestina dan Israel gagal pada tahun 2014 karena penolakan Israel untuk menghentikan pembangunan pemukiman di Tepi Barat—wilayah Palestina yang diduduki.
Beberapa laporan media telah bermunculan mengenai kemungkinan normalisasi hubungan antara Israel dan Arab Saudi sebelum pecahnya perang Gaza pada 7 Oktober.
Sebelumnya, pada forum yang sama di Davos, Menteri Luar Negeri arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan mengatakan Israel tidak dapat menikmati perdamaian tanpa pembentukan Negara Palestina.
Menurutnya, Riyadh akan mengakui Negara Israel jika kesepakatan komprehensif tercapai, yang mencakup berdirinya Negara Palestina yang merdeka.
“Kami setuju bahwa perdamaian regional mencakup perdamaian bagi Israel, namun hal itu hanya dapat terjadi melalui perdamaian bagi Palestina, melalui [pendirian] Negara Palestina,” kata Pangeran Faisal.
Ketika ditanya apakah Kerajaan Arab Saudi akan mengakui Negara Israel sebagai bagian dari perjanjian politik yang lebih luas tersebut, dia menjawab: “Tentu saja.”
Beberapa laporan media telah bermunculan mengenai kemungkinan normalisasi hubungan antara Israel dan Arab Saudi sebelum pecahnya perang Gaza pada 7 Oktober.
Sebelumnya, pada forum yang sama di Davos, Menteri Luar Negeri arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan mengatakan Israel tidak dapat menikmati perdamaian tanpa pembentukan Negara Palestina.
Menurutnya, Riyadh akan mengakui Negara Israel jika kesepakatan komprehensif tercapai, yang mencakup berdirinya Negara Palestina yang merdeka.
“Kami setuju bahwa perdamaian regional mencakup perdamaian bagi Israel, namun hal itu hanya dapat terjadi melalui perdamaian bagi Palestina, melalui [pendirian] Negara Palestina,” kata Pangeran Faisal.
Ketika ditanya apakah Kerajaan Arab Saudi akan mengakui Negara Israel sebagai bagian dari perjanjian politik yang lebih luas tersebut, dia menjawab: “Tentu saja.”
Lihat Juga :