Pejuang Hamas Kuasai Wilayah Gaza yang Ditinggalkan Tentara Israel

Rabu, 17 Januari 2024 - 19:30 WIB
loading...
A A A
Perang tersebut telah menyebabkan sebagian besar dari 2,3 juta penduduk Gaza meninggalkan rumah mereka, beberapa di antaranya telah terjadi beberapa kali, dan menyebabkan krisis kemanusiaan, dengan makanan, bahan bakar, dan pasokan medis yang semakin menipis.
Dalam upaya untuk membantu meringankan penderitaan, Qatar mengumumkan bahwa mereka dan Prancis telah menjadi perantara kesepakatan antara Israel dan Hamas untuk pengiriman obat-obatan dan bantuan kemanusiaan kepada warga sipil di Gaza sebagai imbalan atas obat-obatan untuk tawanan Israel di Gaza.

Di bawah tekanan AS untuk mengurangi korban sipil, Israel mengatakan pihaknya sedang melakukan transisi dari serangan darat skala penuh ke operasi yang menargetkan militan Hamas yang menguasai daerah kantong tersebut.

Perang tersebut juga telah mengobarkan ketegangan di seluruh kawasan, termasuk di Laut Merah, tempat gerakan Houthi yang bersekutu dengan Iran dan menguasai sebagian besar Yaman telah menyerang kapal-kapal komersial. Rute tersebut digunakan oleh 15% pelayaran dunia. Kelompok tersebut mengatakan mereka menargetkan kapal-kapal yang terkait dengan Israel sebagai bentuk solidaritas terhadap Gaza.

AS dan Inggris telah merespons dengan mengebom sasaran-sasaran Houthi di Yaman untuk mencegah apa yang mereka sebut sebagai ancaman terhadap perdagangan global. Militer AS pada Selasa melancarkan serangan baru terhadap empat rudal balistik anti-kapal Houthi saat mereka bersiap untuk melakukan serangan lebih lanjut, kata dua pejabat AS kepada Reuters.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
Terungkap! Pemimpin...
Terungkap! Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei Ikut Susun Kesepakatan Damai dengan AS
Rekomendasi
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Karina Ranau Didorong...
Karina Ranau Didorong Pria hingga Terjatuh Saat Tegur Parkir Motor
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Berita Terkini
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved