Balas Dendam, Rudal-rudal Iran Serang ISIS di Suriah dan Markas Mossad di Irak
Selasa, 16 Januari 2024 - 07:39 WIB
loading...
A
A
A
“Menanggapi kejahatan baru-baru ini yang dilakukan kelompok teroris yang secara tidak adil membunuh sekelompok rekan kami yang terkasih di Kerman dan Rask, kami telah mengidentifikasi tempat berkumpulnya para komandan dan elemen ISIS yang terkait dengan operasi teroris baru-baru ini di wilayah Suriah yang diduduki dan menghancurkannya dengan menembakkan sejumlah rudal balistik,” kata IRGC dalam sebuah pernyataan.
"Kami juga menggunakan rudal terhadap salah satu markas spionase utama rezim Zionis (Mossad) di wilayah Kurdistan di Irak," lanjut pernyataan IRGC.
"Serangan ini sebagai respons terhadap kejahatan rezim Zionis yang baru-baru ini membunuh para komandan Korps Garda Revolusi dan Front Perlawanan,” imbuh IRGC, seperti dikutip RT, Selasa (16/1/2024).
“Kami meyakinkan bangsa kita tercinta bahwa operasi ofensif IRGC akan terus berlanjut sampai tetes darah terakhir para martir terbalaskan."
Meskipun pengumuman tersebut tidak menyebutkan secara spesifik lokasi serangan, laporan dari otoritas Irak menyatakan bahwa rudal-rudal tersebut menghantam kota Erbil.
Iran telah menyerang sasaran Israel di Erbil sebelumnya, pada Maret 2022, sebagai pembalasan atas serangan udara di Suriah yang menewaskan dua perwira IRGC.
"Kami juga menggunakan rudal terhadap salah satu markas spionase utama rezim Zionis (Mossad) di wilayah Kurdistan di Irak," lanjut pernyataan IRGC.
"Serangan ini sebagai respons terhadap kejahatan rezim Zionis yang baru-baru ini membunuh para komandan Korps Garda Revolusi dan Front Perlawanan,” imbuh IRGC, seperti dikutip RT, Selasa (16/1/2024).
“Kami meyakinkan bangsa kita tercinta bahwa operasi ofensif IRGC akan terus berlanjut sampai tetes darah terakhir para martir terbalaskan."
Meskipun pengumuman tersebut tidak menyebutkan secara spesifik lokasi serangan, laporan dari otoritas Irak menyatakan bahwa rudal-rudal tersebut menghantam kota Erbil.
Iran telah menyerang sasaran Israel di Erbil sebelumnya, pada Maret 2022, sebagai pembalasan atas serangan udara di Suriah yang menewaskan dua perwira IRGC.
Lihat Juga :