4 Alasan AS dan Inggris Menyerang Houthi di Yaman

Jum'at, 12 Januari 2024 - 20:20 WIB
loading...
A A A
Sebagai tanggapan, AS telah membalas dengan serangan udara beberapa kali di Suriah sejak 17 Oktober, yang menargetkan depot senjata dan fasilitas lain yang terkait langsung dengan Korps Garda Revolusi Iran dan milisi. Dan serangan ini menyerang beberapa lokasi di Irak akhir bulan lalu setelah kelompok milisi untuk pertama kalinya menembakkan rudal balistik jarak pendek ke pasukan AS di pangkalan udara Al-Asad.

4. Menegakkan Kebebasan Navigasi

4 Alasan AS dan Inggris Menyerang Houthi di Yaman

Foto/Reuters

Pada saat yang sama, AS secara konsisten menyatakan ingin melindungi navigasi bebas di lautan. Namun tindakan Houthi telah mendorong International Maritime Security Construct mengeluarkan peringatan bagi kapal-kapal yang transit di Laut Merah dan Bab el-Mandeb. Dikatakan bahwa kapal-kapal harus memilih rute sejauh mungkin dari perairan Yaman, melakukan perjalanan pada malam hari dan tidak berhenti, karena hal itu membuat mereka menjadi sasaran yang lebih mudah.

"Pemerintahan Biden terus-menerus berbicara tentang perlunya menghindari eskalasi perang Israel-Hamas menjadi konflik regional yang lebih luas. Sejauh ini, serangan terhadap kelompok yang didukung Iran di Irak dan Suriah belum memperluas konflik," kata Ryder.

Tidak jelas apakah serangan yang ditargetkan terhadap gudang senjata Houthi atau lokasi serupa – yang juga mendapat dukungan Iran – akan melewati batas dan memicu perang yang lebih luas.

“Kami akan terus berkonsultasi dengan sekutu dan mitra internasional mengenai cara yang tepat untuk melindungi pelayaran komersial yang melewati wilayah tersebut, dan pada saat yang sama memastikan kami melakukan apa yang perlu kami lakukan untuk melindungi pasukan kami,” kata Ryder.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
Tak Hanya Iran, Houthi...
Tak Hanya Iran, Houthi Yaman Juga Tembakkan Rudal ke Israel
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Laporan Media: AS Tekan...
Laporan Media: AS Tekan Oman untuk Putuskan Hubungan dengan Iran
Iran-Israel Perang Lagi,...
Iran-Israel Perang Lagi, Arab Saudi Aktifkan Peringatan Serangan Udara
Rekomendasi
Bukan Sekadar Cantik,...
Bukan Sekadar Cantik, Peserta Audisi Miss Indonesia 2026 Surabaya Tunjukkan Kualitas dan Bakat
Kejari Tangerang Tegaskan...
Kejari Tangerang Tegaskan Tak Ada Perlakuan Khusus untuk Dokter Richard Lee di Lapas
Istana Terima Tuntutan...
Istana Terima Tuntutan BEM SI Jateng Soal Kuatkan Rupiah, tapi...
Berita Terkini
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
Tak Hanya Iran, Houthi...
Tak Hanya Iran, Houthi Yaman Juga Tembakkan Rudal ke Israel
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved