4 Fakta Menarik Debat Calon Presiden Partai Republik AS yang Kelima

Kamis, 11 Januari 2024 - 19:19 WIB
loading...
4 Fakta Menarik Debat...
Debat kandidat calon presiden Partai Republik berlangsung menarik. Foto/Reuters
A A A
WASHINGTON - Lalu ada dua. Debat kelima Partai Republik pada pemilihan presiden Amerika Serikat tahun 2024 berlangsung dengan hanya dua kandidat yang menjadi sorotan: Gubernur Florida Ron DeSantis dan mantan utusan PBB Nikki Haley.

Ini adalah debat terkecil yang pernah terjadi dalam debat pendahuluan pada pemilu tahun 2024, dan ini terjadi hanya beberapa hari menjelang kaukus Iowa pada 15 Januari – kontes perdana di musim pemilihan pendahuluan AS.

Kaukus minggu depan menawarkan peluang nyata pertama untuk mengukur suhu para pemilih AS. Namun persaingan untuk nominasi Partai Republik tahun ini tidak terlalu signifikan, karena mantan Presiden Donald Trump tetap menjadi kandidat terdepan, menurut jajak pendapat baru-baru ini.

Namun demikian, kaukus ini akan memungkinkan para pengamat untuk mengukur secara formal seberapa besar dukungan yang dimiliki Trump, dibandingkan dengan para pesaingnya dari Partai Republik.

Sementara itu, para penantang Trump berharap bahwa penampilan yang kuat di Iowa – dan di panggung debat di ibu kota negara bagian, Des Moines, pada Rabu malam – akan meningkatkan kampanye mereka dan mengurangi keunggulan mantan presiden tersebut.

4 Fakta Menarik Debat Calon Presiden Partai Republik AS yang Kelima

1. Hanya Ada 2 Kandidat Capres

4 Fakta Menarik Debat Calon Presiden Partai Republik AS yang Kelima

Foto/Reuters

Hanya dua calon presiden dari Partai Republik yang ambil bagian dalam debat yang dipandu CNN: Haley dan DeSantis.

Pengusaha Vivek Ramaswamy dan mantan Gubernur New Jersey Chris Christie – keduanya menjadi berita utama karena penampilan mereka dalam debat sebelumnya – gagal lolos. Untuk berpartisipasi, para kandidat harus mendapatkan “setidaknya 10 persen dalam tiga jajak pendapat nasional dan/atau Iowa yang terpisah dari para pemilih kaukus atau pemilih utama Partai Republik”, demikian keterangan CNN.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Piala Dunia 2026 Berpotensi...
Piala Dunia 2026 Berpotensi Jadi Panggung Terakhir Luka Modric
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
Tegas! Erdogan: Israel...
Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia
Rekomendasi
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
Komut Pertamina Pastikan...
Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Berita Terkini
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved