Pemimpin Hizbullah Klaim Sudah Membuat Cacat sebanyak 2.000 Tentara Israel
Minggu, 07 Januari 2024 - 17:40 WIB
loading...
A
A
A
“Akhir-akhir ini mereka mulai berbicara tentang jumlah korban tewas dan luka-luka, namun ini bukanlah angka sebenarnya. Banyak ahli di Israel mengatakan bahwa kenyataannya angka tersebut tiga kali lebih tinggi,” kata Nasrallah, dilansir The New Arab.
Nasrallah juga memberikan angka jumlah serangan yang dilakukan Hizbullah, mengklaim kelompok Lebanon tersebut telah melakukan lebih dari 670 operasi selama tiga bulan terakhir.
Dia mengatakan bahwa seluruh 48 menara pengawasan Israel di sepanjang perbatasan telah menjadi sasaran serangan Hizbullah, yang mengakibatkan kerugian finansial “ratusan juta”, serta hilangnya kapasitas pengawasan oleh Israel.
Nasrallah menambahkan, akibat aktivitas Hizbullah di perbatasan selatan Lebanon, Israel terpaksa mengalihkan sumber daya dari operasi militernya di Gaza. Pengungsian puluhan ribu warga dari rumah mereka di Israel utara juga menambah beban politik dan ekonomi bagi pemerintah Israel.
Pidato hari Jumat tersebut adalah yang kedua kalinya Nasrallah berbicara kepada para pendukungnya sejak pembunuhan Israel terhadap pejabat tinggi Hamas Salah al-Arouri di pinggiran selatan Beirut pada 2 Januari.
Nasrallah juga memberikan angka jumlah serangan yang dilakukan Hizbullah, mengklaim kelompok Lebanon tersebut telah melakukan lebih dari 670 operasi selama tiga bulan terakhir.
Dia mengatakan bahwa seluruh 48 menara pengawasan Israel di sepanjang perbatasan telah menjadi sasaran serangan Hizbullah, yang mengakibatkan kerugian finansial “ratusan juta”, serta hilangnya kapasitas pengawasan oleh Israel.
Nasrallah menambahkan, akibat aktivitas Hizbullah di perbatasan selatan Lebanon, Israel terpaksa mengalihkan sumber daya dari operasi militernya di Gaza. Pengungsian puluhan ribu warga dari rumah mereka di Israel utara juga menambah beban politik dan ekonomi bagi pemerintah Israel.
Pidato hari Jumat tersebut adalah yang kedua kalinya Nasrallah berbicara kepada para pendukungnya sejak pembunuhan Israel terhadap pejabat tinggi Hamas Salah al-Arouri di pinggiran selatan Beirut pada 2 Januari.
Lihat Juga :