Hamas: Perang Gaza Memberikan Pelajaran yang Tak Terlupakan bagi Israel

Selasa, 02 Januari 2024 - 16:53 WIB
loading...
A A A
Kematian Bahsh, yang berafiliasi dengan gerakan perlawanan Fatah, menambah jumlah korban penculikan warga Palestina yang tewas di pusat penahanan Israel sejak 7 Oktober setelah kelompok perlawanan yang berbasis di Gaza melancarkan Operasi Badai Al-Aqsa menjadi tujuh.

Dilaporkan ada lebih dari 7.000 warga Palestina ditahan di penjara-penjara Israel. Ratusan narapidana tampaknya telah dipenjara berdasarkan praktik penahanan administratif.

Organisasi hak asasi manusia mengatakan Israel melanggar semua hak dan kebebasan yang diberikan kepada tahanan berdasarkan Konvensi Jenewa Keempat. Mereka mengatakan penahanan administratif melanggar hak mereka untuk mendapatkan proses hukum karena bukti-bukti tidak diberikan kepada para tahanan sementara mereka ditahan dalam jangka waktu lama tanpa didakwa, diadili, atau dihukum.

Tahanan Palestina terus-menerus melakukan mogok makan tanpa henti sebagai upaya untuk mengungkapkan kemarahan atas penahanan mereka. Otoritas penjara Israel menahan tahanan Palestina dalam kondisi yang menyedihkan tanpa standar kebersihan yang memadai. Narapidana Palestina juga menjadi sasaran penyiksaan, pelecehan, dan penindasan sistematis.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Gabung Misi Global Sumud...
Gabung Misi Global Sumud Flotilla 2026, Lima Relawan GPCI Berangkat ke Turki
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Perjanjian Damai dengan...
Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS
Rekomendasi
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved