Israel Klaim Tetap Lanjutkan Perang pada 2024, Hamas Tidak Akan Menyerah

Senin, 01 Januari 2024 - 16:04 WIB
loading...
A A A
Sebelumnya pada hari Minggu, lebih banyak serangan Israel dilaporkan di Gaza tengah, dengan laporan serangan udara di al-Maghazi dan al-Bureij. Pada Minggu pagi, kementerian kesehatan yang dikelola Hamas mengatakan 150 orang telah terbunuh dalam satu hari terakhir.

Menteri Keuangan Israel yang berhaluan sayap kanan, Bezalel Smotrich, menyerukan warga Palestina untuk meninggalkan Gaza dan memberikan jalan bagi warga Israel yang bisa “membuat gurun berkembang”.

Pernyataan resmi dari pemerintah Israel adalah bahwa warga Gaza pada akhirnya akan dapat kembali ke rumah mereka, meskipun belum ada penjelasan bagaimana atau kapan hal ini dapat dilakukan.

Sirene serangan udara terdengar di Tel Aviv dan Israel selatan seperti yang terjadi pada tahun baru, dengan sistem pertahanan rudal Israel mencegat roket yang ditembakkan dari Gaza, AFP melaporkan.

Seorang pria yang berada di Tel Aviv merayakan tahun baru bersama teman-temannya mengatakan: "Saya ketakutan, seperti pertama kalinya saya melihat rudal, itu menakutkan."

Sayap militer Hamas, Brigade Ezzedine al-Qassam, mengaku bertanggung jawab atas kedua serangan tersebut dalam sebuah video yang diposting di media sosial.

Mereka mengatakan mereka menggunakan roket M90 sebagai “respons terhadap pembantaian warga sipil” yang dilakukan oleh Israel.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Profil Saleem Khader...
Profil Saleem Khader Al-Ashqar, Kiper Palestina yang Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Menlu 8 Negara Kecam...
Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
PGE Raih Fasilitas Pendanaan...
PGE Raih Fasilitas Pendanaan USD75 Juta Percepat Proyek Panas Bumi
Pakar: Penetapan Tersangka...
Pakar: Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah Bukti Profesionalisme Kejagung
345 Karateka Ambil Bagian...
345 Karateka Ambil Bagian di Kejuaraan Porkot Jakarta Pusat 2026, Ajang Seleksi Bibit Atlet Porprov
Berita Terkini
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Infografis
Hamas Rekrut 15.000...
Hamas Rekrut 15.000 Pejuang sejak Dimulainya Perang dengan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved