Ingin Taklukkan Terowongan Maut Hamas, Pasukan Elite Yahalom Israel Minta Sumbangan

Rabu, 20 Desember 2023 - 10:04 WIB
loading...
A A A
Menurut laporan The Times of Israel, unit elite Yahalom telah mengambil peran penting dalam invasi ke Gaza, memimpin operasi khusus untuk mencari lokasi, mengamankan dengan bahan peledak, dan menetralisir terowongan Hamas.

Untuk bergabung dengan unit elite ini, personel diharuskan menjalani program pelatihan intensif selama 16 bulan, yang mencakup berbagai keterampilan tempur.

Namun, meskipun pasukan ini penting, terutama dalam perang yang sangat sulit yang saat ini dilakukan oleh Zionis Israel, tampaknya ada kebutuhan untuk mengumpulkan sumbangan untuk pasukan elite tersebut.

Unit itu meminta sumbangan untuk memperoleh perangkat keras canggih. Di antaranya, robot pembongkaran bom, drone penyelamat, peralatan penglihatan malam, peralatan radio bawah tanah, dan peralatan pengeboran.

Meskipun didirikan pada tahun 1995, unit ini direformasi setelah perang di Gaza pada tahun 2014, setelah kelompok perlawanan Palestina melakukan lebih dari sembilan operasi signifikan menggunakan terowongan, mengirim pejuang ke belakang garis musuh di wilayah Jalur Gaza untuk membunuh tentara Israel dan berpotensi menangkap mereka.

Beberapa operasi berhasil, dan Israel mengakui total pembunuhan lebih dari 10 tentara.

Sementara itu, Panglima Militer Israel Letnan Jenderal Herzi Halevi dan para menteri rezim Zionis terlibat cekcok dalam rapat tertutup pada Senin malam setelah Pasukan Pertahanan Israel (IDF) tak kunjung berhasil melenyapkan Hamas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
Pesawat Pengebom B-52...
Pesawat Pengebom B-52 AS Jatuh hingga Meledak Dahsyat, 8 Orang Tewas
Rekomendasi
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Berita Terkini
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Infografis
Hamas Pamer Senjata...
Hamas Pamer Senjata Israel saat Tukar Tawanan di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved