4 Alasan Normalisasi Hubungan Negara-negara Arab dan Israel Harus Ditinjau Ulang
Selasa, 12 Desember 2023 - 13:13 WIB
loading...
A
A
A
Pada tahun 2020, mantan Presiden AS Donald Trump membantu Israel mengamankan hubungan formal dengan Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Maroko berdasarkan perjanjian yang dikenal sebagai Abraham Accords. Sudan juga menormalisasi hubungan dengan Israel sebagai bagian dari dorongan Trump.
Sementara itu, Trump juga membuat marah warga Palestina ketika mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Palestina menginginkan Yerusalem Timur yang diduduki sebagai ibu kota negara masa depan mereka.
Baru-baru ini, pemerintahan Biden melakukan upaya baru untuk menormalisasi hubungan antara Israel dan Arab Saudi. Namun perang Gaza telah menempatkan Riyadh dan negara-negara Arab lainnya yang menandatangani perjanjian damai dengan Israel dalam posisi yang canggung.
Baca Juga: Perang Hamas-Israel Memanas, Ribuan Warga Gaza Kelaparan
![4 Alasan Normalisasi Hubungan Negara-negara Arab dan Israel Harus Ditinjau Ulang]()
Foto/Reuters
Sebaliknya, para ahli di Forum Doha memperkirakan serangan Gaza akan mendorong rival regional di Timur Tengah untuk “menormalkan” hubungan mereka – terutama Arab Saudi dan Iran.
“Proses normalisasi antara negara-negara Arab dan [negara] lain di luar Israel kemungkinan akan terus berlanjut karena persaingan regional yang muncul selama Arab Spring bersifat merugikan dan merugikan secara ekonomi,” kata Rahman.
“Tidak ada seorang pun yang muncul dari kompetisi ini sebagai kekuatan dominan di kawasan ini,” katanya.
Sanam Vakil, direktur Program MENA di Chatham House, mengatakan Iran adalah “bagian integral dari proses normalisasi di kawasan ini”.
Sementara itu, Trump juga membuat marah warga Palestina ketika mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Palestina menginginkan Yerusalem Timur yang diduduki sebagai ibu kota negara masa depan mereka.
Baru-baru ini, pemerintahan Biden melakukan upaya baru untuk menormalisasi hubungan antara Israel dan Arab Saudi. Namun perang Gaza telah menempatkan Riyadh dan negara-negara Arab lainnya yang menandatangani perjanjian damai dengan Israel dalam posisi yang canggung.
Baca Juga: Perang Hamas-Israel Memanas, Ribuan Warga Gaza Kelaparan
3. Normalisasi Diplomasi dengan Iran untuk Persatuan Islam

Foto/Reuters
Sebaliknya, para ahli di Forum Doha memperkirakan serangan Gaza akan mendorong rival regional di Timur Tengah untuk “menormalkan” hubungan mereka – terutama Arab Saudi dan Iran.
“Proses normalisasi antara negara-negara Arab dan [negara] lain di luar Israel kemungkinan akan terus berlanjut karena persaingan regional yang muncul selama Arab Spring bersifat merugikan dan merugikan secara ekonomi,” kata Rahman.
“Tidak ada seorang pun yang muncul dari kompetisi ini sebagai kekuatan dominan di kawasan ini,” katanya.
Sanam Vakil, direktur Program MENA di Chatham House, mengatakan Iran adalah “bagian integral dari proses normalisasi di kawasan ini”.
Lihat Juga :