Putus Asa Gagal Lenyapkan Hamas, Israel Coba Adu Domba dengan Sudutkan Yahya Sinwar
Selasa, 12 Desember 2023 - 00:01 WIB
loading...
A
A
A
“Tidak ada yang menyukai Sinwar. Ada orang yang, siang dan malam, berdoa agar Tuhan membebaskan kita darinya.”
Almansi, lanjut klaim Shin Bet, mengkritik keras Hamas dan menggambarkan Yahya Sinwar sebagai seorang lalim yang tidak populer dan hanya membawa kerugian bagi rakyat Palestina.
“Sinwar memiliki delusi keagungan," lanjut klaim Shin Bet menirukan pengakuan Almansi kepada interogator Israel. "Dia merasa berada di atas orang lain. Masyarakat tidak setuju. Saya belum melihat siapa pun di Jalur Gaza yang mendukung Sinwar.”
Masih menurut klaim Shin Bet dengan menirukan pengakuan Almansi kepada interogator, pencapaian Hamas adalah pembunuhan dan penghancuran lebih dari 60% bangunan, infrastruktur, jalan, dan fasilitas umum.
“Ini adalah kelompok orang gila yang dipimpin Sinwar,” klaim Shin Bet mencatut pengakuan Almansi. ”Mereka menghancurkan Jalur Gaza. Mereka mengembalikannya ke 200 tahun yang lalu.”
Klaim Shin Bet belum bisa diverifikasi secara independen, terlebih pengakuan Almansi dibuat dalam keadaan diinterogasi intelijen Zionis.
Taktik mengadu domba anggota Hamas dengan mendiskreditkan Yahya Sinwar juga dijalankan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Almansi, lanjut klaim Shin Bet, mengkritik keras Hamas dan menggambarkan Yahya Sinwar sebagai seorang lalim yang tidak populer dan hanya membawa kerugian bagi rakyat Palestina.
“Sinwar memiliki delusi keagungan," lanjut klaim Shin Bet menirukan pengakuan Almansi kepada interogator Israel. "Dia merasa berada di atas orang lain. Masyarakat tidak setuju. Saya belum melihat siapa pun di Jalur Gaza yang mendukung Sinwar.”
Masih menurut klaim Shin Bet dengan menirukan pengakuan Almansi kepada interogator, pencapaian Hamas adalah pembunuhan dan penghancuran lebih dari 60% bangunan, infrastruktur, jalan, dan fasilitas umum.
“Ini adalah kelompok orang gila yang dipimpin Sinwar,” klaim Shin Bet mencatut pengakuan Almansi. ”Mereka menghancurkan Jalur Gaza. Mereka mengembalikannya ke 200 tahun yang lalu.”
Klaim Shin Bet belum bisa diverifikasi secara independen, terlebih pengakuan Almansi dibuat dalam keadaan diinterogasi intelijen Zionis.
Taktik mengadu domba anggota Hamas dengan mendiskreditkan Yahya Sinwar juga dijalankan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Lihat Juga :