PBB: Israel Usir Warga Gaza untuk Pindah ke Mesir
Minggu, 10 Desember 2023 - 19:45 WIB
loading...
PBB mengklaim Israel ingin mengusir warga Gaza agar berpindah ke Mesir. Foto/Reuters
A
A
A
GAZA - Kepala Badan PBB Urusan Pengungsi Palestina (UNRWA) Philippe Lazzarini mengklaim bahwa Israel mungkin sedang bersiap untuk memaksa warga Palestina di Gaza secara massal ke Mesir. Hal itu sangat ditolak Kairo.
Lazzarini mengeluarkan peringatan itu dalam sebuah opini untuk LA Times pada hari Sabtu, ketika 1,9 juta warga Palestina masih terjebak di tepi selatan Jalur Gaza di tengah kondisi kemanusiaan yang mengerikan.
“Perkembangan yang kami saksikan menunjukkan adanya upaya untuk memindahkan warga Palestina ke Mesir, terlepas dari apakah mereka tinggal di sana atau dimukimkan kembali di tempat lain,” tulis Lazzarini. Dia menambahkan bahwa penghancuran yang dilakukan militer Israel di Gaza utara adalah “tahap pertama dari skenario seperti itu”.
Kampanye mereka yang semakin maju di kota selatan Khan Younis, yang telah mendorong warga Palestina dari sana ke ujung selatan wilayah kantong tersebut, adalah fase berikutnya.
Baca Juga: Sekjen PBB: Saya Tidak Akan Menyerah Mewujudkan Gencatan Senjata di Gaza
“Jika jalan ini terus berlanjut, yang mengarah pada apa yang oleh banyak orang disebut sebagai Nakba kedua, Gaza tidak akan lagi menjadi tanah bagi warga Palestina,” kata Lazzarini.
Sebelumnya, Mesir dan Yordania, tidak menerima pengungsi Palestina. Kedua negara, yang masing-masing mengapit Israel dan berbagi perbatasan dengan Gaza dan Tepi Barat yang diduduki, telah menjawab dengan penolakan keras. Yordania sudah memiliki populasi Palestina yang besar.
Lazzarini mengeluarkan peringatan itu dalam sebuah opini untuk LA Times pada hari Sabtu, ketika 1,9 juta warga Palestina masih terjebak di tepi selatan Jalur Gaza di tengah kondisi kemanusiaan yang mengerikan.
“Perkembangan yang kami saksikan menunjukkan adanya upaya untuk memindahkan warga Palestina ke Mesir, terlepas dari apakah mereka tinggal di sana atau dimukimkan kembali di tempat lain,” tulis Lazzarini. Dia menambahkan bahwa penghancuran yang dilakukan militer Israel di Gaza utara adalah “tahap pertama dari skenario seperti itu”.
Kampanye mereka yang semakin maju di kota selatan Khan Younis, yang telah mendorong warga Palestina dari sana ke ujung selatan wilayah kantong tersebut, adalah fase berikutnya.
Baca Juga: Sekjen PBB: Saya Tidak Akan Menyerah Mewujudkan Gencatan Senjata di Gaza
“Jika jalan ini terus berlanjut, yang mengarah pada apa yang oleh banyak orang disebut sebagai Nakba kedua, Gaza tidak akan lagi menjadi tanah bagi warga Palestina,” kata Lazzarini.
Sebelumnya, Mesir dan Yordania, tidak menerima pengungsi Palestina. Kedua negara, yang masing-masing mengapit Israel dan berbagi perbatasan dengan Gaza dan Tepi Barat yang diduduki, telah menjawab dengan penolakan keras. Yordania sudah memiliki populasi Palestina yang besar.
Lihat Juga :